Awas..! Investasi Bodong Selalu Tawarkan Imbalan Hasil Menggiurkan

0fb1448f3778bafbc9f4b64daeb46125Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan kepada masyarakat mengenai investasi bodong, pasalnya selama ini salah satu modusnya untuk menarik minat masyarakat dengan menawarkan imbalan yang menggiurkan hingga pendapatan 30 % per bulan.

Siapa yang tidak tertarik dengan keuntungan seperti itu,?Ada banyak produk investasi yang beredar saat ini. namun, anda harus pintar dan cermat memilih investasi yang sekiranya aman dan mudah dipahami, tapi memiliki track record yang baik. Beberapa dari investasi bodong kabarnya selalu menawarkan keuntungan yang cukup tinggi di setiap kegiatan investasinya.

Selain itu, keuntungan yang ditawarkan tidak sebanding dengan risiko yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu nanti. Jika anda dihadapkan pada kasus seperti ini, jangan khawatir, anda bisa mengunjungi OJK yang siap membantu masalah anda.

Namun, sebelum mengalami hal yang tidak diinginkan itu, Anda perlu mengenali investasi palsu ini terlebih dulu. Berikut ulasan lengkapnya:

  1. Selalu Menawarkan Keuntungan yang Menarik

Investasi bodong, biasanya menawarkan keuntungan yang menarik seperti menawarkan return dalam jumlah yang pasti. Return tersebut bisa mencapai 2- 5 persen setiap bulannya. Dengan nilai yang pasti tersebut, membuat masyarakat menjadi tergiur untuk cepat-cepat melakukan investasi tanpa memikirkan risiko yang akan ditanggungnya nanti. Berani berinvestasi, berarti anda juga harus berani menghadapi risikonya. Jangan sampai anda hanya akan menelan kerugian besar dibanding keuntungan yang anda harapkan sebelumnya.

  1. Produk Investasinya Mudah Dipahami

Saat melihat investasi, biasanya identik dengan perhitungan yang cukup rumit dan terkadang sulit dimengerti, namun jelas dan nyata jika dilakukan oleh lembaga investasi resmi. Namun, yang dilakukan oleh investasi palsu atau bodong ini berbeda. Pihaknya akan memperkenalkan produk investasinya dengan mudah, dan kita juga akan berpikir bahwa investasi ini mudah dan mungkin saja menguntungkan kita nantinya. Sebaiknya anda berpikir jika investasi ini mudah, bagaimana cara menjalankan uangnya, ini patut dicurigai.

  1. Bermasalah Dengan Perizinan

Sebagai calon investor, anda sebaiknya mengetahui seperti apa lembaga investasi yang resmi dan dilindungi oleh pemerintah. Izin bagi sebuah lembaga untuk menghimpun dana dari masyarakat dan pengelolaan investasi harus resmi diberikan oleh Bank Indonesia, OJK (otoritas jasa keuangan) dan BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Jika lembaga investasi yang anda percayakan memiliki surat izin dari pihak resmi di atas, maka lembaga tersebut dapat dipercaya. Namun, sebaliknya jika tidak dilengkapi dengan surat izin resmi dari lembaga terkait, investasi ini bisa dilaporkan pada pihak berwajib.

  1. Bermacam Produk dibuat untuk Promosi

Satgas investasi milik OJK bertugas untuk menangani masalah penipuan investasi. Untuk investasi bodong, mereka rata-rata melakukan penawaran investasi dengan beragam bentuk. Beberapa cara tersebut adalah:

  • Adanya program investasi online melalui internet yang menjanjikan pengembalian dana investasi secara rutin.
  • Produk investasi Bodong biasanya singkat, tanpa Booklet atau penjelasan panjang lebar. Penulisannya dengan ukuran huruf yang kecil hingga kurang nyaman dibaca.
  • Setiap produk investasi bodong yang ditawarkan akan menggunakan referensi tokoh masyarakat. Misalnya, pelaku investasi bodong ini akan menawarkan produknya lewat tokoh tersebut, agar masyarakat lainnya percaya dan mau ikut investasi bodong ini.
  • Penjualan atau penawaran produk investasi dilakukan melalui tenaga marketing secara langsung atau melalui bisnis dengan seperti system MLM.
  • Penawaran produk investasi bodong juga sering diadakan dalam acara seminar atau investor gathering.(red/oke)

 

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *