Ekonomi Lesu, Penjualan Daihatsu Anjlok 30 Persen

thumb_20151123_Ekonomi_Lesu_Penjualan_Daihatsu_Anjlok_30_Persen Semarang – Penjualan mobil Daihatsu mengalami penurunan akibat lesunya kondisi ekonomi global maupun Indonesia yang hingga saat ini masih terjadi.

“Sejauh ini penjualan mobil Daihatsu mengalami penurunan sebesar 25-30 persen,” kata Sales Marketing Daihatsu Ocha di Semarang, Minggu (22/11/2015).

Menurut dia, akibat penjualan yang terus terjadi manajemen harus menyiasati melalui potongan harga di akhir tahun. Dijelaskan, melalui promo atau potongan harga yang ditawarkan, pihaknya berharap bisa mengatasi penurunan omzet penjualan di akhir tahun ini.

Meski demikian, masih ada beberapa merek dari Daihatsu yang penjualannya masih menggembirakan di antaranya Xenia dan Ayla. Menurut dia, dibandingkan mereka lain, dua produk tersebut lebih banyak dilirik pembeli.

Sementara Sales Marketing Nissan Martin menjelaskan penurunan omzet penjualan memang terjadi namun ia mengaku tidak begitu berpengaruh banyak dan menganggap itu masih dalam batas yang wajar.

“Masih dalam batas kewajaran ketika penjualan mengalami kenaikan ataupun penurunan itu sudah biasa terjadi,” katanya di sela pameran mobil Mal Ciputra.

Menurut dia, setiap produk pasti menyiasati penjualan dengan beberapa cara misalnya seperti potongan harga dan “cashback” di setiap transaksi. Dengan keunggulan-keunggulan produk yang ditawarkan, diharapkan pembeli akan tetap tertarik sehingga target penjualan tetap stabil.

“Ini kan belum akhir tahun dan masih bulan Desember, secara hitung-hitungan belum bisa dikatakan penjualan itu turun ataupun naik, kita tunggu saja sampai akhir tahun saya berharap tetap stabil,” katanya. (Hw/we)

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *