Mandiri Tunas Finance Raih Pendapatan Rp1,2 Triliun

imagesJakarta – PT Mandiri Tunas Finance (MTF) meraih pendapatan diperiode sebesar Rp1,2 triliun atau tumbuh 32%.Meski ditengah perlambatan industri pembiayaan, MTF membukukan Laba Tahun Berjalan sebesar Rp167 miliar, meningkat 9,6% di Q2 2016.

Direktur Utama MTF Ignatius Susatyo Wijoyo, menjelaskan dengan pertumbuhan pembiayaan, piutang pembiayaan yang dikelola (NSA) meningkat menjadi Rp29,706 miliar pada posisi 30 Juni 2016. Perseroan menargetkan Laba Tahun Berjalan 2016 mencapai Rp 333 miliar dengan tetap mempertahankan NPF di bawah 1,5%.

“Berbagai strategi telah dipersiapkan MTF untuk dapat mencapai target perusahaan hingga 2016 ini. Pertama, MTF meluncurkan inovasi produk dan program pembiayaan mobil baru,” katanya dalam rilis diterima Harian Ekonomi.com, kamis.

Hingga akhir Agustus, jelas dia program undian Bebas Bahan Bakar 1 Tahun masih bisa didapatkan oleh konsumen yang membeli mobil secara kredit melalui MTF. Tidak hanya itu, MTF pun memberikan program pembiayaan lain untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat diantaranya yaitu program pembiayaan multiguna dan program trade-in.

Kedua, strategi yang dilakukan MTF dengan rutin mengadakan pameran otomotif yaitu MTF Autofiesta dan Mandiri Autofiesta. MTF autofiesta, sukses digelar di tiga kota; Lampung, Medan dan Palembang serta mengikuti Mandiri Autofiesta di Bandung dan Yogyakarta.

Dalam waktu dekat, MTF turut memeriahkan pameran otomotif terbesar GIIAS yang akan dihelat 11-21 Agustus, dalam ajang GIIAS MTF meluncurkan produk pembiayaan Bunga Pintar. Bunga pintar, mulai dari 2.55%, DP 50%, tenor s.d. 5th ; 3.49%, DP 30%, tenor s.d. 5th ; & 3.75%, DP 25%, tenor s.d. 7th. Lebih dari itu, masih banyak keuntungan lain yang bisa didapat konsumen yang melakukan pembelian khusus GIIAS ada bunga 0% untuk tenor 1 tahun, hadiah langsung on board unit, e-money, voucher diskon, dan merchandise/souvenir.

“Teranyar, MTF menjalin kerja sama dengan Group Alfa (Alfamart, Alfamidi, dan Lawson) dalam bidang payment channel.” paparnya.

Kerja sama yang telah berlangsung sejak April lalu, imbuhnya terus mengalami peningkatan jumlah customer yang membayar angsuran mereka melalui 12.000 jaringan Alfamart, Alfamidi dan Lawson. Hingga Juli 2016, jumlah customer yang membayar angsuran via Alfa Group telah mencapai 8.114 customer, meningkat signifikan sejak April sejumlah 1.187 customer.

Perseroan di tahun 2016 ini berencana membuka kantor cabang baru di Luwuk (Sulteng) serta beberapa kantor satelite baru di Baubau (Sultra), Poso (Sulteng), Ternate (Malut), Air Molek (Riau), Pematang Siantar (Sumut), Penarik (Bengkulu), Pangkalan Bun (Kalteng), Ketapang (Kalbar), Berau (Kaltim) dan Tenggarong (Kaltim) dan di tahun 2017 Perseroan akan mulai merambah jaringan baru di Indonesia Bagian Timur khususnya di Propinsi Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat untuk mendorong penetrasi market. [red/one]

 

 

 

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *