Tinggi Permintaan Daging Sapi Menjelang Idul Fitri, Ketua KPPU Terus Memonitoring Harga

Tinggi Permintaan Daging Sapi Menjelang Idul Fitri, Ketua KPPU Terus Memonitoring Harga

Jakarta – Tingginya permintaan kebutuhan pangan mendekati bulan puasa dan hari raya idul fitri membuat harga kebutuhan pokok semakin melonjak.

Syarkawi Rauf , Ketua KPPU menyampikan kepada awak media bahwa di tahun 2016 lalu Jumlah pasokan sapi potong mulai dari seminggu sebelum idul fitri banyak rumah potong hewan tidak melakukan aktivitas pemotongan sapi.

“mereka berhenti memotong sapi karena tidak ada pasokan, yang akhirnya harga daging sapi mengalami kenaikan yang luar biasa sehingga tidak terserapnya pada konsumen”, ujar Ketua KPPU di Jakarta,(18/7/2017).

Bahkan di tahun lalu lanjut ketua KPPU , ada 32 perusahaan pemasok sapi potong yang kami perkarakan ke meja hijau dengan jatuhnya denda 116 miliar.

” Ditahun 2017 ini kami tidak ingin apa yang terjadi di tahun lalu itu terulang lagi.maka dari itu kami akan selalu memonitoring harga di pasaran yang ada”, jelas Ketua KPPU

Selain daging sapi yang menjadi fokus KPPU menjelang Idul Fitri namun banyak kebutuhan pokok seperti gula dan minyak goreng yang telah di tentukan oleh pemerintah dengan harga eceran tertinggi.

“Harga gula dengan semua brand yang ada ditetapkan pemerintah sebesar Harga eceran tertinggi sebesar Rp. 12500 dan minyak goreng sebesar Rp.11500”,ungkap Ketua KPPU.

Namun pada kenyataan , menurut ketua KPPU masih banyak produsen gula yang tidak taat keputusan pemerintah dan ini akan kami berlakukan kwbijakan hukum.

“Kami akan memanggil kepada brand gula tertentu yang menjual diatas Rp. 12500 dan kami akan teliti kenapa menjual diatas itu”,Tutup Ketua KPPU.(ind/slh)

Related posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *