• Indonesia
6 Prinsip Etika Bisnis Dalam Perusahaan
Bisnis

6 Prinsip Etika Bisnis Dalam Perusahaan

Setiap perusahaan ternyata memiliki prinsip etika bisnis yang harus dipenuhi untuk bisa bertahan. Tentu ini bukan masalah sepele karena ternyata etika dalam sebuah perusahaan justru akan membuat perusahaan membangun hubungan yang kuat, sehat, dan adil, baik itu terhadap rekan kerja, pemegang saham, hingga masyarakat luas. Jadi setiap perusahaan harus menjadikan etika bisnis menjadi salah satu standar penting untuk bisa berkembang dan maju. Prinsip etika bisnis ini nantinya akan membentuk nilai, orma, dan perilaku para pekerja dari bawahan hingga atasan pemegang kepemimpinan.

Dalam teori ekonomi, praktik bisnis harus memiliki etika dan berikut ini adalah prinsip etika bisnis yang umumnya diterapkan oleh perusahaan dan penggiat bisnis. Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, diharapkan perusahaan akan mendapatkan imbas positif dan berjalan dengan baik karena tidak menabrak norma yang berlaku.

Prinsip otonomi

Para pelaku usaha harus memiliki prinsip otonomi yang berkaitan erat dengan sikap dan kemampuannya dalam mengambil keputusan dan tindakan yang tepat. Dalam hal ini pelaku bisnis haru sbisa mengambil keputusan dengan baik dan mempertanggungjawabkan keputusan tersebut. Seorang pelaku bisnis memiliki prinsip otonomi ini jika dia mampu memahami bidan usah yang dikerjakan dan situasi yang dihadapinya saat itu. Ia sadar bahwa keputusan dan tindakan yang diambil sesuai atau bertentangna dengan nilai dan norma tertentu.

Prinsip ini bukan sekedar mengikuti nilai dan norma yang berlaku saja tapi juga kesadaran dalam diri bahwa apa yang dia lakukan untuk usahanya adalah hal yang baik dan membawa kebaikan bagi perusahaan dan anak buahnya.

Prinsip kejujuran

Ini adalah dasar penting dalam menjalankan usaha apapun. Anda akan tahu bahwa pengusaha sukses mengaku bahwa kejujuran adalah salah satu kunci keberhasilannya dalam menjalankan bisnisnya. Mulai dari bisnis konvensional maupun bisnis tradisional. Biasanya bisnis yang tidak mengedepankan prinsip kejujuran tidak akan bisa bertahan lama dalam perjalanannya. Ini nantinya akan berkaitan dengan kualitas dan harga barang yang ditawarkan pada konsumen. Tentu menjual produk yang berkualitas dengan harga yang pantas adalah bentuk dari penerapan prinsip kejujuran seorang pengusaha kepada konsumennya.

Anda harus memahami bahwa kejujuran akan berakibat panjang terhadap usaha seseorang. Jika dari awal pengusaha sudah tidak jujur, maka bisa jadi ke depannya usahanya akan terus dipenuhi dengan ketidakjujuran. Jika ketidakjujuran ini terungkap dan diketahui oleh konsumen, maka seketika bisnis ini akan hancur karena ketidak percayaan masyarakat terhadap usahanya.

Prinsip keadilan

Prinsip keadilan ini menekankan pentingnya semua pihak untuk mendapatkan hak dan kewajibannya secara adil.  Hal ini akan membuat semua pihak yang terlibat dalam bisnis ini akan memberikan kontribusi terhadap keberhasilan bisnis yang dijalankan secara langsung maupun tak langsung. Jika semua relasi, karyawan, dan semua pihak mendapatkan perlakuan yang pantas sesuai dengan kapasitasnya maka usah ini bisa berjalan dengan baik dan tentu saja akan semakin solid.

Prinsip saling menguntungkan

Dalam prinsip ini, aktifitas bisnis yang dijalankan harus memberikan keuntungan kepada semua pihak. Jika pada prinsip keadilan, semua pihak tindak mendapatkan keuntungan tapi keadilan, maka pada prinsip keuntungan ini semua pihak harus mendapatkan keuntungan dari kegiatan bisnis yang berlangsung.

Prinsip saling menguntungkan ini menekankan pada tujuan dari bisnis itu sendiri yang menginginkan keuntungan dalam setiap kegiatannya. Pelaku bisnis menginginkan keuntungan dan konsumen membutuhkan barang dan jasa yang memuaskan, sehingga semua merasa mendapatkan keuntungan.

Prinsip loyalitas

Prinsip ini berkaitan dengan proses menjalankan bisnis yang dilakukan oleh para pekerjanya mulai dari pihak manajemen, atasan, maupun bawahan. Loyalitas dapat dilihat dari cara kerja dan keseriusan dalam menjalankan usaha sesuai dengan vis dan misi perusahan yang telah disepakati. Dengan menerapkan prinsip loyalitas ini, para pelaku usaha dilarang untuk mencampur urusan pribadi dengan urusan perusahaan.

Prinsip integritas moral

Setiap bisnis yang dijalankan oleh pelaku usaha harus memiliki prinsip integritas moral yang baik. Tentu hal ini baik demi mencapai tujuan menjaga nama baik perusahan dan tetap menjadi perusahaan yang dipercaya oleh konsumen dan mendapatkan predikat baik di masyarakat. Jadi ketika prinsip ini diterapkan dengan baik, perusahaan akan mendapatkan citra yang positif di masyarakat yang tentu akan menaikkan penjualan dan pengembangan bisnisnya. Semua pihak di dalam perusahaan harus menerapkan prinsip integritas moral ini mulai dari pemilih, karyawan, hingga bagian manajemen.

Sumber: aturduit.com

 

You can share this post!

Comments