• Indonesia
8 Bisnis Ilegal Ini menjadi yang Terbesar di Dunia
Perdagangan

8 Bisnis Ilegal Ini menjadi yang Terbesar di Dunia

Untuk mendapatkan keuntungan dalan jumlah yang besar, tidak sedikit oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab melakukan bisnis ilegal. Mereka tentu saja akan menghalalkan berbagai macam cara agar keuntungan yang didapatkan bisa berkali-kali lipat.

Ada pun beberapa kasus bisnis ilegal terbesar di seluruh dunia yang dilakukan oleh kelompok-kelompok krimnal yang sudah terorganisir. Penasaran? Simak rangkumannya di bawah ini.

1. Penangkapan Ikan Ilegal

Penangkan ikan ilegal atau illegal fishing pernah terjadi saat kapal penangkap ikan beraksi dalam pelanggaran hukumpemerintah lokal dan pusat khusus perikanan. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO), illegal fishing mengakibatkan kerugian yang mencapai USD 23 miliar per tahun dari illegal fishing di seluruh dunia.

2. Perdagangan Manusia

Perdagangan manusia sempat menggemparkan dunia, di mana manusia dipaksa dijadikan budah untuk kebutuhan seks, tenaga kerja paksa, pernikahan paksa, bahkan perdagangan organ tubuh. Kasus perdagangan yang satu ini merupakan salah satu pelanggaran terberat yang menyangkut Hak Asasi Manusia.

Di tahun 2010, transaksi dari jual beli manusia mencapai USD 30 miliar. Lebih dari 30% korban dari perdagangan ini adalah anak-anak di bawah umur 18 tahun.

3. Pembalakan Liar

Pembalakan liar merupakan istilah yang digunakan untuk aktivitas jual beli kayu yang dilakukan tanpa persetujuan pemerintah lokal atau nasional. Hal ini jelas melanggar terhadap hukum nasional yang mana pelakunya bisa dijerat dengan undang-undang yang berlaku.

4. Perdagangan Satwa Liar

Selain hewan peliharaan langka, perdagangan satwa liar juga meliputi bagian-bagian daging, kulit, sirip ikan hiu, dan masih banyak lagi. Untuk menangani masalah ini, Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) dibentuk oleh PBB.

CITES menyatakan bahwa antara tahun 2007 sampai 2012, perburuan satwa meningkat dengan nilai transaksi mencapai USD 32 miliar.

5. Penambangan Ilegal

Penambangan liar atau ilegal merupakan aktivitas penambangan yang dilakukan tanpa mengantongi izin dari Negara, khususnya izin transportasi mineral. Kebutuhan akan ekstraksi sumber daya alam ilegal semakin mendesak saat harga mineral global naik.

Penambangan liar ini menjadi salah satu kegiatan subsisten yang dipimpin oleh sindikat pertambangan dan penjahat yang sudah terorganisir.

6. Pencucian Uang dan Perusahaan Shell

Pencucian uang merupakan perubahan keuntungan dari bisnis ilegal lainnya menjadi aset yang sah. Cara untuk melakukannya, yaitu dengan menciptakan perusahaan shell. Meskipun perusahaan ini tidak ilegal, shell tidak memiliki aset fisik dan operasi bisnis aktif. Kebayakan waktu mereka habiskan untuk menutupi pendapatan ilegal dari para penegak hukum.

7. Perdagangan Minyak Mentah

Perdagangan minyak menah ilegah menjadi permasalahan yang cukup serius hampir di semua Negara produsen minyak mentah. Menurut data, setiap harinya ada lebih dari 100.000 barel minyak yang diselundupkan.

Di Meksiko, kerugian dari perusahaan minyak mentah mencapai USD700 juta per tahun akibat adanya pembobolan jaringan pipa. Selain itu, di Afrika terjadi perampokan kapal tanker yang dilakukan oleh Somalia. Setiap tahunnya, hasil dari transaksi minyak ilegal di seluruh dunia mencapai angka USD 15 miliar.

8. Pemalsuan

Bisnis yang satu ini dijalankan dengan cara memalsukan produk atau merek terkenal seperti obat-obatan, kosmetik, pakaian, elektronik, dan masih banyak lagi. Menurut laporan dari Organisasi untuk Kerja sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), total transaksi dari pemalsuan merek-merek produk terkenal mencapai USD250 miliar di seluruh dunia.

Itulah delapan kasus bisnis ilegal yang terjadi di seluruh dunia.

You can share this post!

Comments