Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan dalam perdagangan saham hari ini bakal menguat lagi di kisaran 5.300-5.350, meski..."> Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan dalam perdagangan saham hari ini bakal menguat lagi di kisaran 5.300-5.350, meski..."> Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan dalam perdagangan saham hari ini bakal menguat lagi di kisaran 5.300-5.350, meski...">
  • Indonesia
Analis Memperkirakan Tren IHSG Hari Ini Bakal Menguat Lagi
Analisa

Analis Memperkirakan Tren IHSG Hari Ini Bakal Menguat Lagi

HE.COM- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan dalam perdagangan saham hari ini bakal menguat lagi di kisaran 5.300-5.350, meski pun sedikit tertahan. Analis Bahana Securities Muhammad Wafi memprediksi IHSG diperkirakan akan bergerak mixed . Indikasi tren penguatan memang sudah terlihat, namun para investor asing terlihat masih melakukan akumulasi penjualan atau net sell. Di mana pada perdagangan kemarin tercatat net sell sebesar Rp94,42 miliar, ungkapnya Selasa (20/9/2016). Meskipun net sell sudah mulai menurun, namun hal itu masih menjadi penahan potensi kenaikan IHSG. Sementara Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang menyampaikan, pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi oleh sentimen tax amnesty. Di mana ada kemajuan pencapaian realisasi tax amnesty di sisa waktu 103 hari jelang akhir tahun. Pencapaian tax amnesty hingga hari ke-80 repatriasi mencapai Rp55,1 triliun, deklarasi LN Rp253 triliun, deklarasi DN Rp705 triliun, tebusan murni Rp28,7 triliun, total tebusan Rp32,1 triliun dan total harta Rp1,013 triliun, kata dia. Edwin memperkirakan IHSG bergerak di rentang 5.270-5.356. Hal ini juga merujuk naiknya EIDO 1,26 persen, oil 0,63 persen, gold 0,23 persen, nikel 4,37 persen, tin 1,31 persen dan CPO 3 persen. Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya memprediksi laju IHSG hari ini akan kembali menguat dengan perkiraan support 5.234 dan resistance 5.358. "Kekuatan naik IHSG masih terpancar kuat. Potensi untuk melanjutkan kenaikan masih terlihat besar dengan target resistance level 5.358 yang berpotensi besar untuk ditembus," terangnya dalam risetnya. Menurut William, penguatan IHSG ditunjang oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah capital outflow yang mulai minim, ditambah jelang rilis data perekonomian yang akan dilansir dalam beberapa hari mendatang. "Kondisi kestabilan perekonomian masih menjadi kunci utama yang menjaga pola gerak IHSG. Support saat ini terlihat masih akan cukup kuat bertahan pada level 5.234. Hari ini IHSG berpotensi menguat," pungkasnya.[oke]    

You can share this post!

Comments