Pasar Saham RI Masih Tertahan Aksi Jual Ringan

Jakarta – Pasar saham Indonesia masih bertahan dari aksi jual ringan yang terjadi pada beberapa sektor. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun menguat 18 poin atau 0,37 persen ke 4.896.

IHSG ditutup dengan transaksi sebesar Rp4,593 triliun dari 5,588 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 3 poin atau 0,38 persen ke 835, Jakarta Islamic Index (JII) naik 4 poin atau 0,65 persen ke 672, indeks IDX30 naik 2,9 poin atau 0,65 persen ke 444, dan indeks MNC36 naik 1,8 poin atau 0,67 persen ke 274.

Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas menguat, dengan sektor aneka industri naik 2 persen dan sektor perdagangan naik 1,2 persen. Sementara sektor perkebunan, aneka industri, konsumsi, tambang dan properti masih mengalami tekanan.

Di Asia, indeks Nikkei turun 103 poin atau 0,64 persen menjadi 16.065, indeks Hang Seng naik 126 poin atau 0,61 persen ke 20.795, indeks Shanghai SSE naik 26 poin atau 0,94 persen, dan indeks Straits Times naik 0,38 persen ke 2.798.

Adapun saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT MNC Land Tbk (KPIG) naik Rp305 ke Rp1.560, saham PT United Tractor Tbk (UNTR) naik Rp475 ke Rp13.850, dan saham PT Indofood CBP Tbk (ICBP) naik Rp425 ke Rp17.475.

Sedangkan saham-saham yang bergerak di deretan top losers, antara lain saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp400 menjadi Rp43.400, saham PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) turun Rp495 menjadi Rp4580, dan saham PT Indo Kordsa Tbk (BRAM) turun Rp200 menjadi Rp5.100.[one/oke]

bursa efek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *