• Indonesia
Belajar Investasi Saham Versi Lo Kheng Hong, Investasi Sukses di Indonesia
Inspirasi

Belajar Investasi Saham Versi Lo Kheng Hong, Investasi Sukses di Indonesia

Saham boleh dikatakan sebagai produk investasi kelas atas, karena kebanyakan investor saham yang sukses berasal dari kalangan orang dewasa. Kalau kamu memang benar-benar serius ingin meniti karier menjadi investor saham, maka tekuni belajar investasi saham dari pakarnya.

Lo Kheng Hong dikenal sebagai investor saham yang sukses di Indonesia. Beliau lahir pada tahun 1959 di Pontianak. Demi mencukupi kebutuhan keluarga, orang tuanya membawa ia dan saudaranya untuk merantau ke Jakarta. Sebagai keluarga yang sederhana, Lo Kheng Hong bekerja keras untuk bisa sekolah. Ia mulai bekerja setelah lulus SMA untuk mengejar cita-citanya ke perguruan tinggi.

Wajib Belajar Investasi Saham Sebelum Mudah Menanam Saham!

Pasca lulus menjadi Sarjana Bahasa Inggris, Lo Kheng Hong bekerja di PT. Oversas Express Bank (OEB) sebagai TU. Setelah sekian lama, ia pun dipindahkan ke bagian pemasaran di Bank Ekonomi. Karena kegigihannya dalam bekerja, ia dinaikkan sebagai Kepala Cabang. Itulah sekilas tentang pakarnya investasi saham dari Indonesia.

Berikut ini beberapa pelajaran penting yang bisa diambil dari kisah sukses Lo Kheng Hong dalam dunia investasi.

1. Bekerja Sebelum Investasi

Lo Kheng Hong memulai kariernya dengan bekerja pada perusahaan. Dari sini ia bukan hanya menjalankan tugas yang dibebankan, tetapi juga mengamati sepak terjang perusahaan tempatnya bekerja tersebut. Sampai akhirnya ia menemukan peluang yang lebih besar.

Pada tahun 1996, Lo Kheng Hong memutuskan untuk resign dari pekerjaannya dan memberanikan diri terjun ke dunia investasi saham. Pada usia sekitar 30 tahun tersebut tentunya ia tidak asal dalam mengambil keputusan. Karena ternyata sebelumnya ia telah banyak belajar tentang saham dari buku bacaan hingga membuatnya benar-benar yakin.

2. Rajin Membaca Koran

Memang benar kata pepatah jika membaca adalah cikal bakal kepandaian. Untuk mengetahui perkembangan saham dunia, Lo Kheng Hong tak pernah enggan untuk membaca dan mencari informasinya di surat kabar atau koran.

Seperti saat ditemui oleh Tim Situs Mereka dalam acara Investor Summit dan Capital Market Expo (ISCME) 2013, Jakarta, Kamis (28/11/2013) lalu, ia mengatakan, "tiap pagi saya cari koran, ada berita bagus saya gunting, saya file. Kalau kita beli saham enggak tahu perusahaannya, seperti beli kucing dalam karung,".

Perkataan Lo Kheng Hong tersebut mengartikan bahwa kita harus teliti dalam membeli apapun, mesti belajar investasi saham sebelum memberanikan diri untuk menanam saham.

3. Jangan Asal Menanam Saham

Investasi saham tak sekadar soal menanam modal pada perusahaan. Sebab kalau perusahaan tersebut bekerja pada bidang yang salah, tentu investor juga akan kena getahnya. Maka dari itu, sangat penting untuk menelusuri perusahaan target secara mendalam.

Dalam sebuah kanal berbagi video, pada channel Indotrader, Lo Kheng Hong berkata, "Kalau kita ingin menjadi seorang investor saham, kita harus melihat perusahaan tersebut. Sebelum kita membeli, kita harus pelajari dulu, siapa yang mengelola perusahaan itu. Apakah perusahaan itu dikelola oleh orang yang jujur, profesional, berintegritas,".

Investasilah pada perusahaan yang bidang usahanya telah kamu pahami dengan baik. Jadi, tidak asal tahu entah dari mana sumbernya.

"Kedua, bidang usaha perlu dilihat. Ada bidang usaha yang baik, ada juga bidang usaha yang tidak baik. Bidang yang baik, ada perbankan, ada barang konsumsi, ada batu bara, banyak sekali," tambah Lo Kheng Hong.

4. Pilih Perusahaan dengan Laba Besar

Setelah menemukan perusahaan yang memiliki dua poin di atas, maka poin ketiganya adalah mencari perusahaan yang memiliki laba atau keuntungan besar. Seperti kata Lo Kheng Hong berikut,

"Yang ketiga. Lihatlah perusahaan tersebut labanya besar atau tidak. Pilihlah perusahaan yang labanya besar. Karena kalau punya perusahaan yang labanya besar, kita seperti memiliki mesin pencetak uang. Harga saham berkorelasi dengan laba perusahaan,"

Informasi saham secara berkala saat ini bisa dengan mudah kamu amati lewat media online dari layar smartphone milikmu. Tak seperti dulu harus langganan membeli koran setiap hari. Kemudahan belajar investasi saham ini seharusnya dapat meningkatkan kapasitas, kompetensi dan semangat kamu untuk sukses di masa depan.

 

You can share this post!

Comments