Maybank Dukung Pembiayaan US$100 Juta ke Antam

mayabankJakarta – PT Bank Maybank Indonesia Tbk dan PT Antam (Persero) Tbk menjalin kemitraan strategis melalui pemberian dukungan fasilitas pembiayaan investasi syariah senilai US$100 juta.

Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria mengatakan fasilitas pembiayaan tersebut berjangka waktu sampai 10 tahun dengan pembayaran bagi hasil setiap tiga bulan menurut rasio bagi hasil yang telah disepakati.

“Kemitraan strategis dengan Antam selaras dengan strategi Maybank Indonesia untuk mendukung BUMN strategis dan top tier client di Indonesia,” katanya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (20/12/2015).

Lebih lanjut, jelasnya, penyediaan fasilitas pembiayaan berdasarkan syariah ini juga sejalan dengan strategi sharia first yang memberikan pilihan fasilitas syariah kepada mitra nasabah dalam mendukung ekspansi bisnis, khususnya kepada Antam sebagai salah satu BUMN terkemuka yang bergerak di bidang pertambangan.

“Keseluruhan dukungan yang kami berikan pada akhirnya selaras dengan misi Maybank Indonesia dan Grup Maybank, humanising financial services, khususnya untuk berada di tengah masyarakat dengan memberikan layanan dan solusi terbaik kepada mitra bisnis kami,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Antam Tedy Badrujaman mengatakan fasilitas pembiayaan akan digunakan pihaknya untuk mendukung pendanaan Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomala (P3FP) yang berlokasi di Pomalaa, Sulawesi Tenggara, serta untuk general capital expenditure and corporate purposes.

“Perluasan pabrik di Pomalaa bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi feronikel dari 18.000-20.000 ton nikel dalam feronikel (TNi) menjadi 27.000-30.000 TNi. Selain itu, P3FP juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pabrik feronikel Pomala termasuk pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara berkekuatan 2x30MW,” pungkasnya.

Ia mengatakan perolehan fasilitas pembiayaan dari Maybank Indonesia dengan term yang sangat baik dan didasarkan pada prinsip syariah menunjukkan posisi Antam masih tetap solid di mata industri perbankan. Melalui fasilitas pembiayaan syariah ini, imbuhnya, juga berarti Antam memiliki tambahan sumber pendanaan di luar jenis pinjaman yang sudah ada saat ini.

“Kemitraan strategis antara Maybank Indonesia dan Antam dalam bentuk fasilitas pembiayaan investasi syariah merefleksikan kepercayaan industri perbankan terhadap Antam di tengah volatilitas harga komoditas. Perolehan pembiayaan tersebut juga menunjukkan dukungan positif dari perbankan kepada Antam di tengah kondisi industri pertambangan yang tengah menghadapi berbagai tantangan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *