16 Juta Nelayan RI Dinilai Masih Miskin, Rizal Ramli Janji Bangun Rusun

indexMedan- Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menilai 16 juta nelayan di Indonesia berekonomiannya masih dibawah garis kemiskinan sehingga perlu dilakukan terobosan, salah satunya membangun rumah susun (rusun) bagi masyarakat nelayan, di Kampung Nelayan Belawan, Medan.

“Saya sudah bicarakan dengan Gubernur Sumut untuk rencana pembangunan rusun bagi masyarakat Kampung Nelayan di Belawan ini. Karena maaf, apa yang saya lihat hari ini bahwa tempat tinggal di atas air laut ini tidak layak,” ungkap Rizal saat kunjungan ke daerah pinggiran laut tersebut.

Rizal pun menargetkan, dalam dua sampai tiga tahun ke depan realisasi dari pembangunan sudah harus terlihat. Pasalnya, hampir semua masyarakat setempat tinggal di rumah yang tergolong tidak layak huni.

“Ada 16 juta penduduk nelayan di Indonesia, mohon maaf semuanya masih berekonomi miskin. Jadi, harus ada perbaikan dan terobosan yang dilakukan untuk mengangkat perekonomian masyarakat nelayan ini. Apalagi selama ini pendidikan anak-anak nelayan tidak pernah diperhatikan, dan terkesan anak nelayan ini tidak sekolah,” kata Rizal.

Selain itu, tahun ini empat anak nelayan telah diberikan beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikannya ke Politeknik Sidoarjo. Di kampus tersebut, para anak nelayan ini akan masuk jurusan Manajemen Pengelolaan Ikan.

“Ini beasiswa penuh yang kami berikan. Jadi, nanti setelah tamat dari kuliah ini, mereka akan kembali ke sini. Ilmu mereka itu akan dimanfaatkan untuk mencerdaskan masyarakat di Kampung Nelayan ini,” tutur Rizal.

Mulai tahun ini hingga 2019, kata Menko Rizal, pemerintah juga akan membagikan 3.500 unit kapal nelayan. Kapal tersebut akan diberikan secara gratis kepada masyarakat nelayan untuk memudahkannya menangkap ikan. “Kami ingin nelayan hidup baik dan layak. Sekarang nelayan sudah mulai tidak sulit menangkap ikan,” pungkasnya.[red/ok]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *