Bursa Asia Perkasa Mengekor Wall Street

indexBursa Asia menguat pada hari Kamis sebagai respons surutnya kekhawatiran investor terhadap kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) jangka pendek.

Sentimen the Fed juga mempengaruhi dolar yang duduk di posisi terendah tujuh minggu terhadap euro karena komentar kehati-hatian dari Gubernur the Federal Reserve Janet Yellen awal pekan ini mengenai pengetatan moneter.

Melansir Reuters, Kamis (31/3/2016) indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang .MIAPJ0000PUS naik 0,4 persen. Saham Australia naik 1,3 persen, dan Jepang Nikkei N225 naik 0,7 persen.

Selera pengambilan risiko investor meningkat sejak Yellen mengatakan pada hari Selasa lalu bahwa bank sentral AS harus berhati-hati dalam menaikkan suku bunganya. Pernyataan itu digemakan oleh Presiden Fed Chicago Charles Evans, yang mengatakan pada hari Rabu bahwa ada rintangan tinggi untuk menaikkan suku pada bulan April, karena inflasi yang rendah.

Hal itu juga membuat Wall Street menguat. Tercatat, indeks Dow Jones naik 0,5 persen dan S & P 500 naik 0,4 persen semalam.

“Pasar global kemungkinan menunggu data AS Institute data Supply Management, non-farm payrolls dan indeks pembelian manajer global, terutama yang dari China,” tulis ahli strategi di ANZ. (Okezone)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *