Paket Kebijakan Ekonomi XI Bentuk Kapitalisme Wajah Baru

Suasana tumpukan peti kemas di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, IPC, Jakarta (15/10). Badan Pusat Statistik mencatat neraca perdagangan Indonesia September 2015 mengantongi surplus 1,02 miliar dolar AS untuk periode Januari-September 2015, namun kinerja ekspor September mengalami penurunan sebesar 1,55 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yaitu mencapai 12,5 miliar dolar AS. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean/pd/15.

Suasana tumpukan peti kemas di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, IPC, Jakarta (15/10). Badan Pusat Statistik mencatat neraca perdagangan Indonesia September 2015 mengantongi surplus 1,02 miliar dolar AS untuk periode Januari-September 2015, namun kinerja ekspor September mengalami penurunan sebesar 1,55 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yaitu mencapai 12,5 miliar dolar AS. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean/pd/15.

Paket kebijakan ekonomi XI yang diluncurkan pemerintahan Jokowi-JK belum lama ini merupakan bentuk kapitalisme terselubung.

Demikian disampaikan Ketua Bidang Kebijakan Publik PP Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Aza El Munadiyan, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 9/4).

Menurut Aza, berkedok peningkatan kualitas daya saing dan perlindungan Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKM), pemerintah sebenarnya membungkus kapitalisme dengan wajah baru.

Pemerintah, sambung Aza, sudah memilih kata yang indah namun isinya anomali. Misalnya dengan dalih mengembangkan potensi geopolitik dan geo-ekonomi nasional yang antara lain dilakukan dengan mendorong UMKMK dan perusahaan nasional meningkatkan kreativitas, sinergitas, inovasi, dan kemampuan menyerap teknologi baru dalam era keterbukaan.

“Salah satu contoh liberalisasi ekonomi itu adalah penanaman modal asing (PMA) dalam industri bahan baku obat. Padahal, komposisi PMA dalam industri obat sudah mencapai 85 persen. Apakah kebijakan ini bukan kebijakan kapitalis?” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *