BDC Kementerian PU Gandeng UKM Empek-empek dan Songket


ilustrasi

ilustrasi

Palembang – Program Bussines Development Center (BDC) dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat menggandeng Usaha Kecil Menengah (UKM) dibidang empek-empek dan songket Palembang guna melaksanakan program yang seharusnya menjadi program bidang Perindustrian dan Perdagangan.

Asisten II bidang Ekonomi Pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Hardayani, program terbaru dari Kementerian PU ini, akan merangkul KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) untuk di kota Palembang, dengan memberdayakan kemampuan mereka untuk berproduksi dan menghasilkan keuntungan, melalui pelatihan dan pembinaan bisnis.

“Pemberdayaan KSM ini, dilakukan melalui program Bussines Development Center dari Kementerian PU. Kita akan mengkhususkan bantuan untuk pempek dan songket. Dimana, ada bantuan dana Rp 1,5 miliar mulai dari pelatihan, pengadaan alat-alat dan bahan sampai packaging pemasaran,” jelasnya kemarin.

Lebih lanjut disampaikan Hardayani, nantinya ada dua kelompok KSM yang dilibatkan, dimana untuk satu kelompok, terdiri puluhan peserta pelaku industri rumahan.

“Nanti mereka diajarkan mempersiapkan formula jitu untuk membuat makanan, serta teknik terbaik membuat songket. Tapi kita masih menunggu alat perlengkapan,” tuturnya.

Dalam program Kementrian PU ini, semua produk akan dilabelkan dengan label DBC (Bussines Development Center) Sriwijaya, baik itu pempek maupun hasil kerajinan songket.

Dengan harapan, mereka yang sudah lama mengeluti industri pempek dan songket ini dapat mengembangkan bisnisnya, dengan kualitas yang lebih baik lagi.

“Untuk saat ini, kita fokuskan pengusaha pempek di daerah Karang Anyar. Jika memang ini berhasil, maka akan dilanjutkan ke program songket,” tandasnya.[one]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *