• Indonesia
Ini Alasan Sekarang Waktu Tepat Membeli Rumah
Properti

Ini Alasan Sekarang Waktu Tepat Membeli Rumah

Saham properti saat ini sedang mengalami kelesuan. Tapi sejumlah broker dan konsultan properti menilai sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukan pembelian hunian karena harga properti sedang mengalami diskon besar-besaran.

Saat ini, harga properti di pasar secondary di segmen menengah atas sedang mengalami penurunan. Pasalnya, banyak investor melepas barangnya ke pasar di tengah kondisi ekonomi yang lagi lesu akibatnya harga jadi jeblok.

Rumah atau apartemen bekas yang dijual di pasar sekarang turun dari harga pada tahun-tahun sebelumnya sekitar 10 persen. Bahkan ada juga yang dilepas ke pasar di bawah harga beli pertama. Hal itu lantaran properti tersebut dibeli kala pasar lagi tinggi dan sekarang mereka sedang butuh uang.

"Sekarang adalah waktu tepat masuk properti secondary karena harga cenderung turun di beberapa lokasi untuk segmen menengah ke atas. Tetapi perlahan sudah mulai naik. Nanti kalau stok di pasar sudah semakin berkurang, harga akan terus bergerak naik," kata Hartono Sarwono, Direktur Utama Mandiri Inti Realty (MIR).

Meskipun begitu, Hartono melihat tidak semua produk sekunder turun harga. Produk yang berlokasi di wilayah di mana stoknya sudah tipis seperti di wilayah Kelapa Gading masih mengalami kenaikan. Terutama properti yang sudah dibeli sejak lama saat harga masih sangat murah.

Sementara di pasar primer, Hartono melihat tidak banyak pengembang yang melakukan peluncuran proyek baru terutama di wilayah yang masih mempunyai banyak stok bekas. Dia bilang, peluncuran baru dilakukan dengan dua cara agar sukses, yakni harga lebih murah dari secondary atua propertinya memiliki konsep yang sangat menarik.

Diskon yang terjadi di pasar saat ini, menurut Hartono, hanya untuk segmen menengah ke atas. Sedangkan segmen menengah ke bawah masih tetap bergerak karena sasarannya adalah end user atua pembeli terkahir yang tujuannya untuk ditempati. Segmen ini tidak bergantung pada booming atau lesunya pasar. Konsumen akan tetap melakukan pembelian rumah kalau membutuhkan.

Adapun wilayah yang berpotensi penurunan harga paling banyaka dalah wilayah Bekasi dan Serpong. Sebab jumlah investor beberapa terakhir di dua lokasi ini sangat banyak. Hanya saja, dia merekomendasikan untuk membeli properti sebaiknya dicari harga yang paling menarik di kawasan yang sudah berkembang dan dilengkapi dengan fasilitas publik yang bagus.

Saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan pembelian properti karena harga di pasar secondari mengalami penurunan. "Berdasarkan pengalaman saya sendiri dan teman-teman agen, harga secondary sekarang banyak yang turun di bawah harga pembelian awal. Rata-rata turun 10 sampai 15 persen," kata Andy K Natanael, Founder Projek dan Proviz.

Ia melihat harga porperti tahun ini merupakan kondisi paling murah atau bottom sehingga jika masuk sekarang, maka potensi keuntungan yagn bisa diperoleh ke depan akan sangat tinggi sekali.

You can share this post!

Comments