Menko Darmin Berharap dari Investasi Cina

MenkoTransaksi perdagangan Indonesia dengan Tiongkok cukup besar. Porsinya masuk tiga besar. Sedangkan untuk investasi, Tiongkok nomor lima terbesar di tanah air.

“Walaupun terbesar atau masuk dalam tiga besar di dalam perdagangan Indonesia, tetapi di dalam investasi meskipun sudah meningkat tetapi Tiongkok belum termasuk lima besar investasi di Indonesia”, ungkap Menko Perekonomian Darmin Nasution saat menerima kunjungan Lu Xinhua, Chairman of The Council fro Promoting South-South Cooperation (CPSSC) di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (14/04/2016).

Menko Darmin menyambut baik kunjungan Lu Xinhua, terlebih tujuan pertemuan kali ini selain untuk mengetahui iklim investasi dalam negeri, juga untuk menjajaki proyek-proyek spesifik yang nantinya diminati oleh pengusaha RRT untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Untuk menggenjot nilai investasi, Darmin mengatakan bahwa pemerintah saat ini telah membangun kawasan-kawasan industri dimana investasi lebih mudah dilaksanakan.

Ada juga kawasan ekonomi khusus (KEK) yang di dalamnya diberikan fasilitas perpajakan mulai dari tax allowance hingga tax holiday. Di samping itu, sudah ada penyederhanaan perizinan dan membuka lebih luas investasi asing di Indonesia yang sebelumnya dibatasi yang dituangkan dalam revisi daftar negatif investasi (DNI).

“Baru dua bulan yang lalu, Indonesia merubah DNI dan mengundang investasi dari luar negeri untuk sejumlah bidang yang tadinya tertutup untuk asing,” papar Darmin.

(Inilah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *