Pemerintah Jangan Buat Investor Ragu

JtrustJakarta – Ketua Komisi VII DPR RI, Kardaya Warnika mengingatkan kepada pemerintah agar konsisten terhadap kebijakan peraturan investasi yang berlaku terkait menghindari ragunya investor datang ke Indonesia.
“Kalau banyak hal yang tidak pasti, siapa yang akan tertarik berinvestasi ke sini (Indonesia),” kata Kardaya ketika menjadi pembicara di “Pertamina Energy Forum 2015” di Jakarta, Selasa (24/11/2015).
Selain itu, ia juga mengatakan menjaga ketahanan energi adalah sama saja menjaga kebutuhan banyak khalayak dan harus tetap terkendali.
“Saat ini, energi lebih penting dari pangan, karena jika ada pengaruh dari energi, maka dampaknya bisa merambat hingga ke pangan,” ujar Kardaya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perbankan dan Finansial Rosan P Roeslani juga menyarankan kepada pemerintah agar menjaga investasi asing yang sudah terjalin baik di negara ini.
“Jika investor yang sudah lama saja tidak dijaga hubungan baiknya, bagaimana investor baru mau masuk? Pastinya investor asing baru akan ragu bekerja sama dengan kita,” ucap Rosan.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo menyebutkan tiga negara tetangga di Asia Tenggara yang menjadi pesaing berat Indonesia dalam mendatangkan investor ke dalam negeri adalah Vietnam, Thailand, dan Malaysia.
Presiden mengatakan mereka menggunakan berbagai cara untuk mendatangkan investasi, antara lain ada yang memberikan tanah secara gratis, ada yang pajaknya dihilangkan sampai 15 hingga 20 tahun, hingga pemberian diskon. Tanpa menggunakan cara-cara seperti itu, katanya, semua negara akan menghadapi masalah yang hampir sama, yakni pengangguran.
Presiden Jokowi mengaku setiap pagi selalu mengamati angka investasi yang masuk ke Indonesia, dan ada sekitar 7,5 juta orang yang harus disiapkan pekerjaan. (He/an)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *