• Indonesia
Investor Ritel Sedang Disasar
Properti

Investor Ritel Sedang Disasar

Ciptadana Asset Management resmi mencatatkan dana investasi real estate (DIRE) Ciptadana Properti Perhotelan Padjajaran (DIRE Padjajaran) sebagai DIRE pertama di tahun 2019. Dire dengan kode efek XCIS ini berisikan aset Hotel Padajajaran Suites yang terletak di kota Bogor, Jawa Barat senilai Rp 114,79 miliar.

Unit penyertaan yang dilepas sebanyak 1,05 miliar unit dengan harga penawaran sebesar Rp 100 per unit. Sejak hari pertama penerbitan, jumlah investor DIRE padjajaran telah mencapai lebih dari 100 investor dengan jumlah mayoritas yakni 90 persen lbih investor berasal dari anggota koperasi.

"DIRE ini berupaya memberikan imbal hasil per tahun minimal 9,01 persen nett dan bebas pajak. Angka ini di atas rata-rata bunga deposito," ujar Paula Rianty Komarudin, Presiden Direktur Ciptadana Asset Management.

Menurutnya, DIRE adalah alternatif investasi yang lebih defensif terhadap kondisi market. Pembagian imbal sendiri ditentukan sebanyak empat kali dalam setahun. Besaran imbal hasil dapat berubah-ubah karena berasal dari 90 persen nett property income.

Pihaknya memang sedang menyasar investor ritel dalam instrumen DIRE kali ini. Minimal investasi yakni 1 lot unit. Jadi dengan uang Rp 10.000, investor sudah bisa memiliki instrumen DIRE. Pemilik dari DIRE ini sendiri ada 104 pihak yang dimiliki oleh koperasi di sekitar Bogor.

Selain itu, kelebihan dari DIRE ini sudah memiliki penyewa pasti atau master list yang akan menyewa properti secara pasti dalam 10 tahun ke depan, sehingga imbal hasil minimal 9,01 persen per tahun akan terjaga. Direncanakan kembali menerbitkan dua produk DIRE senilai RP 540 miliar pada tahun ini.

Perusahaan baru mencatatkan DIRE keduanya, yakni DIRE Ciptadana Properti Perhotelan Padajajaran di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Selasa (29/1). Perusahaan menargetkan ada empat produk DIRE yang bakal dicatatkan BEI. Untuk DIRE ketiga, aset portofolionya adalah sembilan gudang industri senilai Rp 340 miliar di Bekasi, Jawa Barat.

Adapun untuk DIRE keempat, aset underlyingnya yakni di hotel di luar Jawa dengan nilai sebesar Rp 200 miliar. "Akhir tahun akan ada empat DIRE, hotel selanjutnya ada di Kalimantan atau SUmatera. Kalau di Jakarta, harga tanah mahal. DIRE keempat nilainya Rp 200 miliar," tutur Paula.

Pada 2012, perusahaan sudah menerbitkan DIRE atau Real Estate Investment Trust (REITs) pertama yang kemudian diperjual belikan di BEI dengan kode perdagangan XCID pada 2013. Aset utama produk ini ialah mall retail di Kota SOlo. Adapun DIRE kedua diterbitkan dengan aset portofolionya Hotel Padajajaran Suites dengan luas tanah 3.684 m2 dan luas bangunan 11.148 m2 di Kota Bogor.

You can share this post!

Comments