• Indonesia
Investor Wajib Mengenal Lima Mitos Investasi ini
Artikel

Investor Wajib Mengenal Lima Mitos Investasi ini

Masih banyak orang yang belum berani memulai investasi karena berbagai alasan. Mulai mambayangkan dari takut kehilangan dana, investasi bodong dan enggan menghadapi kerumitan-kerumitan lainnya.

Ada kebohongan tentang investasi yang dipercaya sebagian besar orang. Itu sebabnya banyak orang yang takut berinvestasi dan ada yang mundur karena percaya mitos-mitos tersebut.

Investasi adalah pilihan untuk menabung selain menggunakan jasa perbankan. Namun perlu dipahami, investasi dilakukan dalam jangka panjang antara tiga sampai 10 tahun ke depan.

Jadi jangan berharap mendapatkan keuntungan dalam waktu cepat dengan berinvestasi, kendati hal tersebut mungkin saja terjadi. Berikut adalah mitos investasi yang banyak dipecaya orang-orang.

Investasi Berisiko

Tidak sedikit yang beranggapan kalau berinvestasi itu bersiko. Memang benar ada risiko dalam investasi, termasuk saham. Dikhawatirkan jika nilai saham jatuh dan merugi.

Padahal, faktanya nilai saham cenderung meningkat jika investor menyimpannya dalam jangka panjang. Sebagian orang juga belum memahami perbedaan antara menabung saham dan trading atau perdagangannya.

Takut Kehilangan Banyak Uang

Ada ketakutan saham bakal anjlok dan kehilangan banyak uang. Tidak jarang orang tidak mulai berinvestasi karena takut kehilangan semua uang mereka. Sebab ada beberapa orang yang kehilangan uang mereka lantaran berinvestasi saham.

Ini terjadi pada mereka yang menginvestasikan semua uang yang dimiliki pada satu atau dua saham perusahaan tertentu. Kedua, adalah orang yang terjebak dalam investasi bodong dan percaya dengan penawaran investasi tidak resmi.

Rumitnya Berinvestasi

Nah, untuk menghindari kehilangan banyak uang, jangan menginvestasikan semua yang dimiliki dan berhati-hati dengan penawaran manis dari semua orang tentang tidak jelas asal-usulnya.

Investasi itu mudah. Calon investor tidak perlu repot-repot datang ke kantor bursa untuk membuka saham. Industri investasi saat ini mempermudah peluang bagi siapa saja yang ingin berinvestasi melalui reksa dana, saham online dan tabungan emas.

Membutuhkan Waktu Banyak

Investor hanya perlu menyetorkan dana secara berkala ke rekening investasi yang dimiliki. Jadi, investasi itu mudah. Banyak beranggapan investasi membutuhkan banyak waktu karena harus melihat perkembangan bursa saham.

Itu adalah pemahaman yang keliru. Bedakan antara berinvestasi dengan trading atau perdagangan saham. Anda hanya perlu sekali waktu untuk melihatnya. Bahkan bisa juga tidak memantaunya sama sekali.

Membutuhkan Modal Banyak

Sebagian orang mengira butuh banyak modal untuk berinvestasi. Padahal ada platform investasi yang membutuhkan modal kecil dengan hanya membutuhkan Rp 100 ribu untuk membuka rekening saham.

Sekarang ini banyak seminar-seminar saham yang sekaligus menawarkan pembukaan rekening saham dengan modal kecil. Selain itu, hanya dibutuhkan uang Rp 50 ribu untuk membuka tabungan emas di pegadaian.

You can share this post!

Comments