• Indonesia
Kenali Jenis Asuransi di Indonesia Ini Sebelum Kamu Memilih yang Paling Cocok!
Asuransi

Kenali Jenis Asuransi di Indonesia Ini Sebelum Kamu Memilih yang Paling Cocok!

Asuransi, menurut Kitab Undang-Undang Hukum Dagang adalah suatu perjanjian di mana penanggung (dalam hal ini perusahaan asuransi) mengikatkan diri kepada tertanggung dengan menerima suatu premi intuk pergantian atas kerugian, kerusakan, kehilangan, dan sebagainya. Berdasarkan hal tersebut munculah berbagai perusahaan asuransi yang menawarkan bermacam-macam jenis asuransi.

Biasanya, setiap perusahaan menawarkan produk asuransi dengan menjelaskan kelebihannya saja. Ditambah dengan premi yang katanya rendah. Anda yang tidak memahami seirng kali tergiur dan menganggap semua asuransi sebagai investasi di massadepan.

Jenis Asuransi yang Banyak Diikuti di Indonesia

Anda, sebagai konsumen yang cerdas dan penerima pertanggungan asuransi sebaiknya mengetahui beberapa jenis asuransi. Ini penting agar tidak mudah tergiur dengan janji marketer perusahaan.

Dengan mengetahui macam-macam asuransi , Anda juga dapat memilih asuransi yang tepat untuk diikuti.

1. Asuransi Kesehatan

Dulu, hanya perusahaan menengah ke atas yang menberi asuransi kesehatan kepada karywannya. Namun, saat ini tidak lagi. Pemerintah mengeluarkan BPJS yang wajib diikuti oleh setiap warga negara secara mandiri maupun didaftarkan perusahaan.

Namun, pihak swasta tetap banyak yang menawarkan asuransi kesehatan untuk mengcover berbagai jenis gangguan kesehatan yang tidak dicover dalam BPJS. Selain itu, asuransi kesehatan swasta biasanya memberi pelayanan lebih baik.

Asuransi ini melindungi seseorang a resiko sakit, cedera atau terluka, dan kematian akibat kecelakaan kerja.

Manfaat yang diberikan, umumnya adalah penggantian sebagian atau penuh biaya rumah sakit saat dirawat atau di rumah sakit ketika harus rawat inap.

2. Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa juga populer di Indonesia.

Asuransi ini memberikan perlindungan kepda resiko kematian atau kondisi seseorang tidak dapat lagi mencari nafkah.

Di sini ada yang disebut sebagai pemilik polis atau tertanggung dan penerima manfaat. Pemilik polis adalah orang yang membayar premi sekaligus tertanggung, sementara penerima manfaat biasanya anak-anak dari tertanggung.

Dengan demikian, seorang ayah atau ibu yang mengikuti asuransi berarti telah mengamankan masa depan secara financial seandanya mereka meninggal dunia atau tidak dapat lagi mencari nafkah.

3. Asuransi Kendaraan

Asuransi dimiliki oleh orang yang memiliki kendaraan, baik atau mobil.

Asuransi melindungi dari kerusakan pada mobil saat mengalami masalah dan kecelakaan. Begitu pula pengendara dan penumpang yang berada di dalamnya.

Asuransi kendaraan, secara umum ada 2 yaitu asuransi Total Loss Only atau TLO dan asuransi All Risk.

TLO hanya menanggung kerusakan kendaraan ketika sudah tidak dapat lagi berjalan atau 75% kerusakan. Sementara All Risk melindungi kendaraan dari segala kerusakan sekecil apapun.

Tentu saja TLO lebih murah preminya dibandingkan dengan All Risk.

4. Asuransi Pendidikan

Biaya pendidikan diketahui semakin tinggi tiap tahunnya. Oleh karena itu lahir asuransi pendidikan. Asuransi yang memberikan perlindungan terhadap kepastian pendidikan anak dalam keluarga.

Resiko yang dilindungi dalam asuransi pendidikan adalah biaya pendidikan anak. Jika pemilik polis tidak dapat lagi memberi nafkah, penerima manfaat tetap memperoleh dana pendidikan seperti yang sudah disepakati.

Sudah pasti dengan adanya asuransi ini, keluarga akan diringankan pengeluarannya untuk membiayai pendidikan anak hingga jenjang tinggi.

5. Asuransi Dana Pensiun

Asuransi dana pensiun pada dasarnya investai untuk melindungi masa pensiun. :Premi biasanya dibayarkan setiap bulan selama masa tertentu seseorang masih bekerja.

Ketika memasuki masa pensiun, dana tersebut dapat dicairkan . Anda yang memilikinya dapat menggunakan pencairan dana pensiun untuk membuka peluang usaha baru, misalnya.

Itulah 5 jenis asuransi yang paling umum digunakan di Indonesia. Masih ada beberapa jenis lagi, seperti:asuransi properti, asuransi bisnid, asuransi kredit, dan lain-lain tetapi belum banyak digunakan. Jangan lupa memilih asuransi sesuai kebutuhan! Setelah itu pilih perusahaan asuransi dengan kredibilitas baik! Semoga bermanfaat.

You can share this post!

Comments