Belanja Pemerintah Tumbuh 27 %

indexJakarta – Realisasi belanja pemerintah pusat sampai dengan 31 Mei 2016 tercatat mencapai Rp357,4 triliun atau tumbuh sebesar 27 % dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp1.325,6 triliun.

“Ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2015 yang mencapai Rp330,2 triliun,” ujar Kepala Pusat Harmonisasi dan Analisis Kebijakan dari Kementerian Keuangan, Luky Alfirman, dalam konferensi pers dikantor Direktorat Jenderal Pajak Jakarta, Jum’at 11/6 /2016).

Luky menjabarkan, belanja pemerintah tersebut meliputi belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp179,6 triliun, dan belanja non K/L sebesar Rp177,8 triliun. Tingginya realisasi belanja K/L dipengaruhi oleh upaya percepatan realisasi belanja, seperti dari belanja modal dan belanja barang.

Realisasi belanja modal pemerintah sampai 31 Mei 2016 tercatat terserap sebesar 13,5 %, atau jauh lebih meningkat dibandingkan realisasi pada tahun lalu yang hanya mencapai 6,6 persen.

“Sementara belanja barang itu 19,96 %, meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai 13,9 %,” katanya.

Di sisi lain, belanja negara untuk transfer ke daerah juga mengalami peningkatan yang cukup signifikkan dari sebesar Rp274,7 triliun pada tahun lalu, menjadi sebesar Rp328,4 triliun atau sudah terserap 42,6 % dari target sebesar Rp723,2 triliun.

Sementara untuk dana desa, mencapai Rp23,7 triliun atau telah terserap 50,3 % dari target yang ditetapkan dalam APBN sebesar Rp47 triliun. “Kami tetap komit tidak menganggu belanja produktif. Misalnya dari belanja modal dan dana desa,” kata Luky.(red/viva)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *