BI Klaim Stabilitas Sistem Keuangan Masih Solid

thumb_20151114_Inflasi_Akhir_Tahun_di_Bawah_36_PersenJakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo mengungkapkan stabilitas sistem keuangan Indonesia pada tahun 2015 masih cukup solid di tengah berbagai tantangan perekonomian global maupun domestik.

“Kondisi ini didukung oleh permodalan perbankan yang terjaga di level yang tinggi, jauh di atas ketentuan minimum, serta rasio kredit bermasalah yang cenderung meningkat namun masih terjaga,” kata Agus dalam peluncuran buku Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) di Jakarta, Kamis (10/12/2015).

Selain itu, ketahanan industri perbankan dengan pangsa aset terbesar dalam sistem keuangan domestik sejauh ini masih cukup kuat untuk menyerap potensi risiko yang timbul, khususnya risiko kredit, risiko pasar, dan risiko likuiditas.

Sektor industri keuangan non-bank, lanjutnya, juga cukup memiliki daya tahan, meskipun dengan risiko-risiko yang cenderung meningkat.

“Pada sektor rumah tangga, risiko kredit juga relatif masih terjaga dan perlu tetap diwaspadai. Sementara pada sisi infrastruktur sistem keuangan, penyelenggaraan sistem pembayaran tetap berjalan dengan aman, efisien, dan andal sehingga menjadi salah satu faktor pendukung utama terpeliharanya stabilitas sistem keuangan,” jelasnya.

Sebelumnya Senior Advisor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ganjar Mustika mengatakan stabilitas ekonomi sepanjang tahun 2015 dinilai cukup baik dan terjaga meski diwarnai perlambatan.

“Tahun 2015 memang menunjukkan stabilitas yang cukup baik. Bahkan, bertumbuh dari tahun lalu,” kata Ganjar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *