• Indonesia
Klaim Asuransi Kesehatan Ditolak? Inilah 6 Alasannya
Asuransi

Klaim Asuransi Kesehatan Ditolak? Inilah 6 Alasannya

Kesehatan merupakan salah satu aset berharga yang harus dijaga sebaik mungkin. Oleh karena itu, tidak sedikit yang menggunakan layanan asuransi kesehatan sebagai proteksi diri di masa mendatang. Saat Anda jatuh sakit, pihak asuransi akan menanggung sebagian bahkan keseluruhan biaya yang harus dibayarkan.

Namun, proses klaim asuransi kesehatan tentu saja tidak semudah yang dibayangkan. Ada beberapa hal yang membuat klaim asuransi kesehatan ditolak. Hal ini tentu saja bisa mempersulit proses administrasi rumah sakit, sekaligus menghambat penanganan medis untuk kesehatan Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda memahami hal-hal apa saja yang bisa membuat klaim ditolak secara otomatis.

Di bawah ini merupakan hal-hal yang membuat klaim asuransi ditolak, berikut rangkumannya.

1. Pre-existing Condition

Pre-existing Condition merupakan salah satu alasan mengapa klaim asuransi kesehatan ditolak. Pre-existing Condition adalah kondisi kesehatan yang sudah dialami seseorang sebelum mengunakan asuransi kesehatan. Jika Anda tidak memiliki riwayat penyakit serius sebelumnya, klaim asuransi bisa dengan mudah diterima.

Lain halnya jika Anda memiliki Pre-existing Condition berupa penyakit parah, pihak asuransi umumnya akan menolak proses klaim. Adapun beberapa penyakit serius tersebut, diantaranya diabetes, stroke, auto immune, kanker, pemasangan ring pada jantung, dan masih banyak lagi.

2. Sering dirawat inap

Pihak asuransi akan menolak klaim jika Anda sering dirawat inap. Kondisi yang seperti ini menandakan bahwa Anda memiliki resiko tinggi untuk jatuh sakit secara terus menerus. Dengan demikian, proses klaim tidak akan berjalan mulus seperti yang diharapkan.

3. Hasil Tes Kesehatan yang Buruk

Pihak asuransi umumnya mengharuskan calon nasabahnya yang sudah berusia 35 tahun ke atas untuk melakukan tes kesehatan. Jika terdeteksi mengalami resiko kesehatan yang tinggi, pihak asuransi bisa membatalkan proses pengajuan keikutsertaan asuransi. Untuk itu, pastikan Anda dalam kondisi yang sehat saat melakukan pemeriksaan agar proses pengajuan asuransi dapat diterima.

4. Dokumen yang Tidak Lengkap

Saat akan melakukan pengajuan klaim, ada berbagai persyaratan dokumen yang harus Anda penuhi. Namun, jika dokumen yang disyaratkan tidak lengkap, Anda tidak bisa melakukan pengajuan klaim. Oleh karena itu, pastikan Anda memahami dan mengetahui dokumen-dokumen apa saja yang harus dilengkapi, sehingga proses klaim bisa berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

5. Pengajuan Klaim Melebihi Batas Waktu

Pihak asuransi kesehatan umumnya memberikan batas waktu untuk proses pengajuan klaim. Jika melebihi batas waktu yang sudah ditentukan, proses pengajuan klaim akan otomatis dibatalkan oleh pihak asuransi. Oleh karena itu, Anda harus mematuhi prosedur yang berlaku agar proses pengajuan klaim tidak mengalami hambatan.

6. Klaim Tidak Tercantum dalam Klausul

Saat berencana menggunakan asuransi kesehatan, sebaiknya Anda memahami polis yang berlaku di perusahaan tersebut. Polis merupakan kesepakatan tertulis mengenai hal-hal yang masuk dan tidak masuk ke dalam tanggungan asuransi. Jika klaim Anda tidak tercantum dalam polis tersebut, pengajuan klaim akan otomatis ditolak.

Oleh karena itu, pastikan Anda memahami isi polis tersebut, sehingga hal-hal yang menghambat proses pengajuan klaim bisa dihindari.

Itulah enam alasan mengapa pengajuan asuransi kesehatan sering ditolak. Pastikan Anda memahami prosedur yang berlaku di perusahaan yang bersangkutan agar proses klaim bisa berjalan dengan lancar. Selain itu, Anda juga harus pandai memilih jenis asuransi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan. Dilansir dari Etnonews.com, setiap asuransi kesehatan memiliki jenis yang berbeda, sehingga manfaat yang ditawarkannya pun berbeda.

Semoga bermanfaat.

 

You can share this post!

Comments