• Indonesia
LIma Hal ini Perlu Dilakukan Ketika Memiliki Banyak Saham
Artikel

LIma Hal ini Perlu Dilakukan Ketika Memiliki Banyak Saham

Memiliki satu jenis saham saja sangat berisiko. Akan tetapi memiliki banyak saham juga sama besar risikonya. Pada pasar saham, ada prinsip rotasi atau aliran dana dari satu sektor ke sektor lainnya.

Dengan membeli banyak saham, maka akan meminimalkan pergerakan dari saham yang menyebabkan trader sulit untuk memperoleh keuntungan karena ketika satu saham naik yang lain turun.

1. Hindari Memiliki Banyak Saham

Jika ingin memiliki banyak saham, maka lebih baik beli saja reksa dana karena manajer investasinya akan menyebarkan dana untuk membeli saham-saham dari berbagai jenis sektor.

Pada tips ini, prinsip dari Warren Buffet sangat dominan. Dia megnatakan letakkan telur Anda dalam satu keranjang dan jaga dengan baik. Maksud dari perkataan ini adalah masukkan dana Anda kepada saham-saham pilihanyang memang memiliki performa kuat dan megnawasi perkembangannya setiap saat.

2. Beli Harga Saham Murah Belum Tentu Untung

Banyak trader pemula yang berasumsi bahwa saham dengan harga Rp 50 adalah saham yang murah dan patut dibeli. Sayang sekali, saham tersebut belum tentu murah dan mungkin saja perusahaan terancam bangkrut karena harga Rp 50 adalah batas garis kritis sebuah perusahaan untuk didelisting dari bursa.

Untuk mengetahui apakah saham murah atau mahal, maka trader perlu membeda performa perusahaan dari laporan keuangannya. Jangan terjebak dengan keadaan di mana trader harus berada di depan layar monitor komputer setiap saat.

3. Untuk Profit Tidak Perlu Trading Setiap Hari

Selain menimbulkan stress yang tidak sehat, hal ini juga dapat menyebabkan trader mengalami gejala overtrading. Overtrading adalah mengambil posisi trading yang tidak diperlukan.

Sebab melihat ilusi set up trading yang terlihat menjanjikan. Trading sudah menguntungkan? Jangan lupakan komisi yang perlu dibayar, umumnya broker mengenakan komisi sebesar 0,15 persen untuk pembelian dan 0,24 persen untuk penjualan.

4. Komisi Merupakan Pembunuh Rahasia

Besaran komisi dapat menurun jika trader memiliki akun dengan dana lebih besar dan sering melakukan trading. Jangan terjebak untuk melakukan trading lebih banyak. Komisi sebesar 0,40 persen setiap transaksi jual beli sangatlah besar.

Bayangkan Anda membeli saham PGAS harga 2000 sebanyak lima lot, kemudian menjual pada harga 2100. Komisi pembelian adalah sebesar RP 2000 x 5 x 100 x 0,15 persen = Rp 1500

5. Pelajari Siklus Fear & Greed dan Bergerak Melawan

Siklus Fear & Greed merupakan dua siklus yang membentuk pergerakan pasar saham. Ketika harga saham naik tinggi, nuansa akan dipenuhi greed atau keserakahan. Pada saat inilah trader dapat mulai mencari titik yang nyaman untuk menjual posisi yang dimiliki.

Sebaliknya ketika pasar memasuki tren penurunan, maka penjualan akan meningkat tajam dan pasar bergerak dengan fear atau ketakutan yang sangat besar. Ketika seluruh orang mnjual sahamnya dengan sangat bersemangat, maka pada titik ini akan muncul peluang beli yang sangat menguntungkan.

You can share this post!

Comments