• Indonesia
Mengelola Keuangan dengan 5 Cara Ini Akan Membuat Dompet Kamu Tebal Meski Tanggung Bulan!
Artikel

Mengelola Keuangan dengan 5 Cara Ini Akan Membuat Dompet Kamu Tebal Meski Tanggung Bulan!

Tanggal berapa kamu gajian? Berapa lama gaji tersebut bertahan?  Cukupkah memenuhi kebutuhan sehari-hari sampai akhir bulan? Jika tidak, artinya kamu harus tahu cara mengelola keuangan dengan baik. Perencanaan yang nggak akan membuat panik di akhir bulan.  Apalagi bagi milenial yang sudah menikah.

Perhatikan Cara Mengelola Keuangan Ini!

Mengelola atau mengatur keuangan berarti merencanakan keuangan selama satu bulan. Perencanaanya bisa saja sama setiap bulan dan dievaluasi per beberapa bulan. Dengan demikian, tidak ada kata kehabisan uang sebelum waktunya gajian bulan berikutnya. Kamu tidak akan mengalami yang disebutkan pepatah sebagai besar pasak daripada tiang.

Mau tahu bagaimana cara mengelola keuangan dengan baik? Di bawah ini ada beberapa cara atau langkah yang sudah banyak dilakukan dan terbukti berhasil.

  1. Mengalokasikan Pendapatan Menjadi 3 Bagian

Alokasikan gaji atau pendapatan menjadi 3 bagian besar merupakan langkah pertama. Kamu dapat mengalokasikan berdasarkan kebutuhan sehari-hari, tabungan, dan pemenuhan kebutuhan sekunder. Sebaiknya, penetapan bagian yang akan ditabung diletakkan di awal.

Setelah itu, barulah kamu menghitung kebutuhan sehari hari dengan memperhatikan: tagihan bulanan, biaya transport, dan biaya makan sebulan. Jika di awal semua uang yang tersisa dari bagian yang ditabung habis untuk kebutuhan sehari-hari, kamu tidak perlu memikirkan bagian untuk kebutuhan sekunder.

Kebutuhan sekunder, seperti jalan-jalan, makan di luar, atau membeli kendaraan suatu saat akan terpenuhi jika kamu sudah menjalankan perencanaan dengan baik beberapa bulan. Kebutuhan ini juga dapat dipenuhi jika ada pendapatan tambahan di luar penghasilan tetap.

  1. Membayar Semua Tagihan di Awal

Saat semua pendapatan kamu sudah dialokasikan, jangan lupa untuk membayar semua tagihan di awal. Ini penting agar kamu tidak tergoda menggunakannya untuk kebutuhan lain. Lagi pula membayar semua tagihan di awal juga menghindari lupa dan  membuat lebih tenang. Beberapa tagihan yang lupa dibayarkan akan membuat kamu denda yang artinya membayar dengan jumlah lebih besar.

  1. Bijak Menggunakan Kartu Kredit

Untuk beberapa pebisnis, kartu kredit akan menjadi rekam jejak untuk pinjaman modal usaha ke bank. Namun, sebaiknya kamu menjaga diri dari penggunaan konsumtif. Apalagi membeli segala sesuatu yang sebenarnya bisa dibeli secara tunai.

Ingatlah, menggesek kartu kredit berarti kamu berhutang. Hutang yang mempunyai bunga dan biaya lain.

Jika sudah terlanjur mempunyai banyak tagihan kartu kredit, negoisasilah dengan pihak bank untuk pembayarannya. Jangan membuat aplikasi kartu kredit baru.

  1. Mengatur Pinjaman yang Dimiliki

Pinjaman di luar kredit yang paling umum dimiliki orang adalah pembelian rumah dan kendaraan bermotor. Aturlah jika kamu benar-benar membutuhkan. Jangan meminjam tambahan jika belum terbayang ada dana tambahan dari penghasilan. Tidak pula mencoba pinjaman online lewat aplikasi yang saat ini sedang tren.

  1. Menyimpan Uang Receh

Kamu pasti pernah mendapat uamg receh. Umumnya sebagai kembalian dri belanja kamu di warung dan swalayan. Sebagian lagi merupakan kembalian uang parkir.

Jangan pernah sekalipun meremehkan keberadaan uang receh dan membuangnya. Sebaiknya simpanlah uang tersebut di dalam tempat khusus. Bukankah uang yang jumlahnya seratus ribu rupiah sekalipun akan kurang nilainya jika kurang seribu rupiah?

Selain kamu dapat menggunakannya jika butuh uang parkir, uang ini dapat menyelamatkan. Saat kritis di akhir bulan, uang receh dapat digunakan untuk beberapa kebutuhan kecil.

Coba saja menabung uang receh dan hitung jumlahnya di akhir bulan! Pasti hasilnya cukup banyak.

Mudah bukan langkah perencanaan keuangan di atas? Kuncinya adalah “disiplin”. Tanpa kata tersebut sebagus apapun rancangan mengelola keuangan yang dibuat tidak akan berhasil. Selamat mecoba!

You can share this post!

Comments