• Indonesia
Mengenal Istilah Indeks Dolar
Forex

Mengenal Istilah Indeks Dolar

Mendengar forex, pasti sudah familiar dengan istilah Indeks Dolar. Bagi trader, Indeks Dolar biasanya digunakan sebagai referensi untuk mengetahui dinamika pergerakan Greenback melawan sekelompok mata uang utama lain. Masalanya, masih banyak pemulai belum memahami cara menggunakan Indeks Dolar. Sebelum mengetahui Indeks Dolar lebih jauh, ada beberapa pemahaman yang perlu diluruskan dulu.

Pertama, bila menggunakan MT4, tidak semua broker menyediakan chart dengan simbol DXY atau USDX tersebut. Solusinya, harus menggunakan Indeks Dolar yang disediakan pihak ketiga, contohnya melalui Bloomberg, TradinvView dan lain sebagainya. Kedua, tidak bisa membuka posisi trading pada chart Indeks Dolar layaknya pair-pair mayor lainnya. Indeks Dolar biasanya hanya disediakan sebagai sumber referensi atau ditradingkan melalui CFD (Contract For Differences) yang penghitungan spread dan lotnya berbeda dengan Forex Spot.

Memang betul tidka bisa buka posisi di Indeks Dolar. Tapi bukan berarti Indeks Dolar tidak berguna. Indeks DOlar sangat berguna bagi trader-trader yang fokus analisa dan open posisi di pair mayor atau pasangna mat auang dengan dolar AS sebagai Base atau Quote Currency. Jadi misalnya, trading pada pair Euro per dolar AS (EUR/USD), maka di pair tersebut, dolar menjadi Quote Currency. Sebaliknya jika dolar AS berada di posisi depan seperti dolar AS per Yen Jepang (USD/JPY) dan dolar AS per dolar Canada (USD/CAD), maka istilahnya adalah Base Currency.

Perlu diingat bahwa Indeks Dolar layaknya alat bantu analisa teknikal lainnya memiliki batasan-batasannya sendiri. Artinya, penggunaan Indeks Dolar tetap harus diiringi indikator-indikator lain untuk mengkonfirmasi kemungkinan pergerakan harga. Munculnya sinyal trading Indeks Dolar juga dapat digunakan sebagai rujukan open posisi, khususnya dalam hal mengetahui ke arah mana Greenback akan bergerak.

Dengan kata lain, kita dapat menggunakan Indeks Dolar sebagai patokan mengetahui kisaran-kisaran level penting, apakah Greenback bergerak Ranging atau Breakout. Berita-berita ekonomi seringkali merefensikan pergerakan Indeks Dolar sebagai pembanding kekuatan dolar AS terhadap sekelompok mata uang lain. Biasanya mereka akan menyembutkan perubahan level harga sekian persen dari pembukaan sampai penutupan sesi pasar terakhir.

Asumsinya, pergerakan Indeks Dolar di atas 1 persen menandakan volatilitas tinggi, sehingga memicu potensi terbentuknya trend berkepanjangan. Sedangkan apabila di bawah kisaran 1 persen pasar dianggap bergerak mendatar. Nilai capaian High dan Low dari beberapa periode lalu dapat digunakan sebagai referensi level Resistance kunci. Misalnya, suatu sumber berita menyebutkan Indeks Dolar bergerak menyentuh nilai high 1 bulanannya, itu berarti level tersebut dapat digunakan sebagai level Resistance kunci. Semakin besar rentangnya (mingguan, bulanan, hingga tahunan), makin penting pula peran level tersebut sebagai Resistance atau Support kunci.

You can share this post!

Comments