• Indonesia
Naiknya Dollar AS Berimbas Positif Di Bidang Pendapatan Teh Indonesia
Perdagangan

Naiknya Dollar AS Berimbas Positif Di Bidang Pendapatan Teh Indonesia

Dikutip dari Kontan.co.id, naik atau turunnya nilai dollar Amerika Serikat bukan lah hal yang aneh lagi untuk sebagian besar kalangan masyarakat di Indonesia. Karena memang nilai dollar Amerika Serikat sering mengalami kenaikan yang ssignifikan serta penurunan yang terbilang cukup cepat untuk sebuah mata uang.

Siklus naik dan turunnya mata uang dollar Amerika Serikat ini menyebabkan dampak buruk serta dampak baik pada perekonomian masyarakat Indonesia. Dampak buruknya adalah nilai tukar rupiah di negara asing menjadi sangat rendah dan nilai tukar dollar di Indonesia menjadi sangat tinggi. Sehingga menyebabkan perekonomian Indonesia sangat tidak stabil dalam fase ini.

Selain itu kenaikan nilai dollar Amerika Serikat juga berdampak buruk pada penjualan barang yang di ekspor maupun yang di impor ke Indonesia. Karena nilai rupiah menjadi turun sedangkan nilai uang dollar semakin naik menjadikan produk yang di buat di Indonesia lalu di ekspor ke luar negeri harganya semakin turun. Dan barang dari luar negeri semakin tinggi harganya.

Namun kenaian dollar Amerika Serikat tidak hanya membawa dampak buruk pada perekomonian Indonesia. Ada juga dampak baiknya bagi perekonomian di Indonesia. Salah satu dampak baiknya adalah dalam segi penjualan produk asli Indonesia yaitu teh. Dengan naiknya nilai dollar Amerika Serikat memiliki dampak sangat baik pada sektor penjualan teh Negara Indonesia.

Meski harga jual teh Indonesia yang di ekspor ke luar negeri tetap di beli dengan nilai uang dollar. Tetapi dengan meningkatnya nilai uang dollar Amerika Serikat ini membuat harga teh Negara Indonesia semakin tinggi. Hal ini juga di ungkapkan oleh Ketua Umum Asosiasi Teh Indonesia (ATI) Dede Kusdiman yang mengatakan “Perusahaan umumnya mengekspor teh dan di nilai dengan uang dollar Amerika Serikat. Tetapi apabila nilai rupiah terhadap dollar Amerika Serikat melemah maka nilai ekspor teh dalam bentuk rupiah meningkat, meskipun harga jual teh dalam bentul dollar yang sama”.

Hal ini tentunya menjadi kabar baik untuk pengusaha teh di Indonesia. Karena mereka tidak akan mengalami penurunan keuntungan yang sinigfikan karena menguatnya dollar Amerika Serikat dan menurunnya rupiah Negara Indonesia. Karena semakin meningkatnya atau menguatnya nilai dollar Amerika Serikat itu juga berarti semakin meningkatnya harga dan nilai teh Negara Indonesia yang di ekspor di berbagai negara di seluruh dunia meski menggunakan mata uang dollar.

Fakta tersebut juga di dukung dengan data bahwa tahun ini ekspor teh Negara Indonesia sudah meningkat sebanyak 5% hingga 10% daripada ekspor teh sebelum nilai dollar Amerika Serikat mengalami kenaikan yang signifikan. Karena kenaikan ekspor teh Negara Indonesia ini menyebabkan produksi teh juga mengalami kenaikan sebanyak 5% daripada produksi teh biasanya.

Dede Kusdiman juga berpendapat bahwa ekspor teh Negara Indonesia akan terus meningkat selama nilai uang dollar Amerika Serikat juga mengalami penguatan yang sangat signifikan seperti sekarang ini. Dede memperkirakan pengaruh kenaikan nilai dollar Amerika Serikat pada peningkatan permintaan ekspor ini akan terlihat pada kuartal III dan IV di tahun ini.

Dari sini kita dapat menyimpulkan jika nilai uang dollar Amerika Serikat yang semakin menguat selalu berdampak buruk pada perekonomian di Indonesia. Karena ada juga sektor-sektor industri di Indonesia yang mendapatkan dampak baik dari hasil menguatnya nilai dollar Amerika Serikat tersebut.

You can share this post!

Comments