• Indonesia
Nasib Harga Emas Menjelang Perundingan Amerika Serikat dan China
Berita

Nasib Harga Emas Menjelang Perundingan Amerika Serikat dan China

Harga emas mengalami penurunan yang sangat signifikan setelah batalnya pertemuan Presiden Amerika Serikat dengan Presiden Korea Utara. Di lansir dari Seputarfortex.com, batalnya pertemuan ini menyebabkan harga emas jatuh drastis ke harga yang sangat tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Harga emas sendiri mulai jatuh sejak tanggal 15 Mei kemarin. Turunnya harga emas ini selain di karenakan batalnya pertemuan antara Amerika Serika dengan Korea Utara juga di sebabkan karena nilai uang dollar Amerika Serikat kembali naik dan menguat akibat dari akan rilisnya notulen FOMC, serta penantian perkembengan terbaru dari hasil perundingan antara tiga negara yaitu Amerika Serikat, China, serta Korea Utara.

Penurunan harga emas ini juga menjadikan beberapa pihak mengalami kerugian yang cukup besar. Dikarenakan jatuhnya harga emas ini menjadikaan keuntungan yang di peroleh dari penjual emas tidak sebesar seperti biasanya. Sehingga banyak pedagang perihasan emas berharap harga emas segera stabil kembali.

Ada beberapa macam dan tipe emas yang mengalami penurunan harga. Seperti emas spot yang mengalami penurunan sebanyak 0.1% dan turun ke harga $1,289.71 per ons nya di mulai pada jam  13:45 WIB. Dan harga emas tipe futures yang mengalami penurunan sebanyak 0.2% sehingga harganya menjadi $1,289.40 per ons nya. Berbeda dengan emas bertipe Antam yang memiliki harga stabil di harga Rp. 655.000,- untuk per gramnya. Tetapi kemarin buy pack price nya sempat mengalami peningkatan dari harga Rp. 580.000,- menjadi harga Rp. 585.000,-.

Penurunan harga emas yang sangat signifikan ini juga di sebabkan karena dollar Amerika Serikat kembali menguat dalam mata uang mayor dan sangat menurun tajam pada mata uang yen. Sehingga menjadikan para produsen emas mengalami kekhawatiran akan hal ini. Padahal di awal tahun kemarin harga perihasan emas bisa di bilang cukup stabil. Tetapi harus mengalami penurunan yang sangat signifikan di akibatkan karena adanya kenaikan nilai mata uang dollar Amerika Serikat.

Selain itu harga emas turun juga di sebabkan karena adanya pembatalan pertemuan antara Korea Utara dengan Amerika Serikat. Ini di karenakan Presiden Amerika Serikat yaitu Donald Trump ingin Korea Utara memberhentikan kegiatan mesin nuklir mereka dan Donald Trump akan membahas ini di pertemuan dengan Korea Utara pada 12 Juni nantinya.

Tetapi Presiden Korea Utara yaitu Kim Jong-Un menolak pernyataan tersebut. Dan Kim Jong-Un tidak ingin membahas pasal pemberhentian aktivitas tenaga nuklir di negaranya. Karena Presiden Korea Utara ini masih ingin mempertahankan adanya senjata nuklir di Korea Utara. Karena ini lah kemudian Donald Trump membatalkan janji pertemuan tersebut karena merasa kurang puas dengan keinginan Kim Jong-Un.

Karena mata uang dollar Amerika Serikat kembali menguat menyebabkan para investor kini was-was dan tetap siaga dengan mengamati perkembangan dari kenaikan atau turunnya nilai dollar Amerika Serikat. Hal ini bisa menjadi sesuatu yang sangat penting bagi perkembangan bursa investasi di kalangan investor.

Jika mengingat bahwa mata uang dollar dari Amerika Serikat di jadikan sebagai patokan dari mata uang di seluruh negara di dunia. Ini karena Amerika Serikat memang negara adidaya yang kekuatannya di akui di seluruh dunia. Oleh karena itu keputusan nilai mata uang tergantung dari negara dengan pemimpin Donald Trump ini. Itulah mengapa harga emas bisa turun secara signfikan. 

You can share this post!

Comments