• Indonesia
Pebisnis yang Perlu Diwaspadai Investor
Artikel

Pebisnis yang Perlu Diwaspadai Investor

Menjadi pengusaha memang tidak mudah. Namun tidak sesusah menjadi investor. Seorang investor harus bisa memahami lebih dari apa yang dipahami pengusaha. Itu karena investor pastinya tidak mau dana investasi yang sudah digunakan tidka kembali karena bisnis pengusaha tersebut gagal.

Walau seorang investor paham betul bahwa setiap jenis usaha pastinya ada risiko rugi. Seorang investor harus jeli melihat kesempatan serta menilai bahwa si pengusaha layak atau tidak untuk mendapatkan dana investasi. Sebagai investor, maka akan rugi jika tidak jeli menilai pengusaha.

Seorang investor juga harus menilai sisi pribadi pengusaha profesional atau tidak selain dari produk dan analisis SWOT terkait ide bisnis. Akan ada banyak masalah yang akan datang di kemudian hari dari rasa tanggungjawabnya jika tidak profesional.

Atau Skill bahkan sampai kejujuran dan keberaniannya dalam mengambil keputusan. Bahkan jika si pengusaha terlalu berani juga harus dinilai. Berikut cara-cara menilai pengusaha yang bagaimana mengenali ciri pebisnis tidak profesional adalah tips untuk investor.

Tidak Bertangung Jawab

Sifat seperti ini bisa dilihat dari mulai si pengusaha mempresentasikan materi bisnisnya. Jika ada satu atau dua hal yang seharusnya menjadi tanggungjawabnya kemudian dia melimpahkan kepada tim atau individu tertentu, maka sudah bisa dilihat bahwa tipe pengusaha seperti ini tidak bertanggung jawab.

Selalu Mencari Alasan

Banyak pengusaha yang selalu mencari alasan untuk ini dan itu sebagai dalih agar investor mau menerima dan memahami kondisinya. Biasanya yang paling sering dijadikan alasan adalah perkara waktu. Kemudian mengatakan kehabisan waktu jika tidak mencapai target.

Orang Lain Disalahkan

Terkadang si pengusaha juga mudah menyalahkan tim atau bahkan karyawannya saat persentasi materi. Menyalahkan orang lain bukanlah sifat pengusaha profesional. Maka dia yang seharusnya di depan ketika terjadi kesalahan yang sudah menjadi tanggungjawabnya.

Berbohong

Tidak jujur di sini bukan hanya dalam perkara  laporan, melainkan pengusaha menilai rekan atau timnya. Memuji atau rekan yang melakukan kesalahan bukanlah bagian dari sifat profesionalisme. Kejujuran adalah modal utama seorang pengusaha sukses walau niatanya tidak ingin menyakiti hati.

Pemalas

Malas di sini bisa dilihat dari keterlambatan, menunda-nunda rencana, mengabaikan kritik dan saran, bahkan sampai tidak bergerak sama sekali. Investor akan rugi besar jika memberikan dana investasi kepada pengusaha malas dan tidak bekerja meraih target.

Percaya Diri Berlebihan

Percaya diri adalah kewajiban bagi setiap pengusaha, termasuk juga jiwa optimisme. Namun yang perlu diperhatikan adalah jika ia memiliki sifat terlalu percaya diri. Terlalu percaya diri bisa diartikan musibah akrena tidka bisa melihat sesuatu dengan jernih dan jeli.

You can share this post!

Comments