• Indonesia
Pelaku Pasar Cermati Pelaksanaan Lelang
Berita

Pelaku Pasar Cermati Pelaksanaan Lelang

Harga Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan akan mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, Selasa (9/4). Kenaikan ini cenderung terbatas seiring pelaksanaan lelang penjualan SUN yang dilakukan oleh pemerintah.

"Kami perkirakan para pelaku pasar masih akan mencermati pelaksanaan lelang sebelum kembali melakukan transaski di pasar sekunder," tulis I Made Adi Saputra, Analis Fixed Income MNC Sekuritas, dalam riset hariannya.

Dengan demikian, disarankan kepada investor untuk tetap mencermati pergerakan harga SUN dan fokus pada seri-seri bertenor pendek dan menengah. Beberapa seri yang cukup menarik untuk dicermati oleh investor antara lain FR0069, FR0053, FR0070 dan FR0056.

Adapun SUN dengan tenor panjang yang masih layak koreksi di antaranya adalah FR0058, FR0074, FR0065, FR0068 dan FR0072. Harga SUN cenderung mengalami penurunan pada perdagangan kemarin di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terahdap dolar AS (Amerika Serikat) akibat sentimen global.

Dari sisi imbal hasil, SUN seri acuan bertenor lima tahun dan 10 tahun mengalami kenaikan imbal hasil masing-masing sebesar lima basis poin (bps) ke level 7,10 persen dan sebesar tujuh bps ke leve 7,61 persen. Sementara itu, SUN seri acuan bertenor 15 tahun dan 20 tahun mengalami kenaikan imbal hasil masing-masing sebesar enam bps ke level 8,031 persen dan dua bps ke level 8,139 persen.

Di sisi lain, Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan bahwa pada perdagangan hari ini, pasar obligasi akan dibuka melmeah dengan potensi melemah terbatas. Hal yang ditunggu akhirnya tiba juga, yakni kenaikan imbal hasil. Hadirnya lelang yang diadakan pemerintah hari ini akan kembali mendorong imbal hasil untuk mengalami kenaikan.

Hal itu sehingga imbal hasil yang diminta oleh para pelaku pasar dan investor akan lebih tinggi. Hal ini karena mulai rendahnya imbal hasil kita saat ini. Kemarin, Senin (8/4) imbal hasil obligasi Indonesia 10 tahun ditutup naik dari sebelumnya 7,57 persen menjadi 7,63 persen.

Imbal hasil obligasi Indonesia 20 tahun ditutup naik dari sebelumnya 8,14 persen menjadi 8,16 persen. Keterbatasan potensi pelemahan obligasi hari ini, tentu datang dari adanya lelang obligasi konvensional hari ini, sehingga investor akan berfokus kepada lelang.

Apalagi ada obligasi jangka panjang di sana. Hari ini tidak terlalu banyak sentimen yang terlihat, tetap berita akan datang dari Brexit. Theresa May sedang mencoba megnkomporomikan rancangan baru terhadap oposisi partai buruh dan pejabat kedua belah pihak yang tengah mengadakan pembicaraan bersifat teknis.

You can share this post!

Comments