• Indonesia
Pelaku UMKM Minta Langkah Konkret Pemerintah Dalam Mengembangkan Industri Berbasis Ristek
Berita

Pelaku UMKM Minta Langkah Konkret Pemerintah Dalam Mengembangkan Industri Berbasis Ristek

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan berkeinginan untuk mengupayakan pelaku UMKM atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah supaya mengembangkan produk-produk berbasis riset dan teknologi, ternyata memperoleh tanggapan positif.

Akan tetapi, pelaku usaha meminta adanya langkah nyata pemerintah dalam membantu mereka, seperti menyediakan dana riset dan dana tambahan untuk pengembangan teknologi dan produk.

Ketua Akumindo atau Asosiasi UMKM Indonesia Ikhsan Ingratubun menyampaikan, bahwa pelaku usaha di Indonesia sebenarnya mempunyai kemampuan untuk mengembangkan produk berteknologi tinggi. Akan tetapi, masih banyak dibutuhkan dukungan pemerintah untuk sejumlah hal. Di antaranya dukungan anggaran saat proses pengembangan produk dan jaminan ketersediaan pasar.

Alokasi anggaran dan insentif ini sangat penting, tambahnya, untuk memantik semangat pelaku usaha dalam mengembangkan produk.

Pelaku usaha sangat dorongan insentif dari pemerintah guna menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan mumpuni.

"Dana tambahan atau insentif ini bisa di bidang perpajakan atau bidang fiskal lainnya yang memungkinkan untuk mendorong laju perkembangan produksi produk berbasis riset dan teknologi," ujarnya pada keterangan yang dikutip, Kamis (17/9/2020).

Shinta Widjaja Kamdani juga turut mendukung, sebagai Wakil Ketua Umum Apindo atau Asosiasi Pengusaha Indonesia terwujudnya industri nasional yang berbasis teknologi. Karena menurutnya, di masa mendatang nanti, industri harus mempunyai nilai plus yang baik supaya bisa terus bertahan di pasar.

Shinta mengatakan, nilai tambah industri yang paling besar terletak pada industri berbasis riset, teknologi dan inovasi yang dikomersialkan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Karena itu, tambahnya, apabila Indonesia bercita-cita menjadi negara maju dalam kurun 20 tahun ke depan, maka mendorong perwujudan investasi di industri berbasis riset dan teknologi sangat penting untuk dimulai dari sekarang.

Untuk mengembangkan industri berbasis riset dan teknologi atau ristek di Indonesia, terdapat banyak hambatan yang masih perlu dibereskan.

Pertama, adanya kendala SDM (sumber daya manusia). Kedua, keterbatasan modal dan tidak adanya industrial environment yang cukup berpotensi dan mendukung untuk pengembangan industri berbasis ristek.

Oleh karena itu, yang harus diutamakan pemerintah dalam mewujudkan hal tersebut yaitu dengan membenahi ekosistem industri supaya perusahaan-perusahaan berbasis riset dan teknologi bisa bermunculan dan tumbuh di Indonesia, seiring dengan perbaikan kualitas sumber daya manusia dan infrastuktur yang mendukung lainnya.

Tak hanya itu, anggaran tambahan untuk investasi di bidang riset dan teknologi yang saat ini ada, masih belum cukup menarik bagi para investor.

Contohnya, UMKM yang mengembangkan produk berbasis teknologi adalah industri tembakau alternatif.

Di sisi lain, Sekretaris Umum Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) Garindra Kartasasmita menyampaikan, pihaknya sangat bersemangat dalam mengembangkan teknologi untuk industri ini.

Akan tetapi, ekosistem aturan yang ada masih belum sepenuhnya optimal dalam mendukung perkembangan produk tembakau alternatif dalam negeri.

Garindra juga mengungkapkan bahwa saat ini, ada ribuan pengusaha rokok elektrik yang menjadi anggotanya kini, masih tergolong dalam skala UMKM mulai menjajaki teknologi ekstraksi nikotin dari sumber daya lokal.

Sangat disayangkan, teknologi tersebut masih diambil dari penelitian luar negri, lantaran Indonesia masih sangat minim kajian ilmiah terkait teknologi ini.

Padahal dengan sumber daya yang telah tersedia dalam negri, progres perkembangan teknologi yang diusung UMKM ini bisa memberikan kontrobusi pada perekonomian Indonesia berupa terciptanya lapangan pekerjaan sampai pemungutan cukai.

Terakhir, dirinya berharap ada langkah yang nyata berupa kebijakan dari pemerintah dalam memberikan dukungan yang seluas-luasnya pada pelaku usaha dalam bentuk tatanan khusus untuk menjadi pemantik gairah pelaku industri dalam berinovasi dan mengembangkan produk berbasis riset dan teknologi.

 

You can share this post!

Comments