• Indonesia
Pemerintah Kejar Pajak Para Pemilik Mobil Mewah di Indonesia
Keuangan

Pemerintah Kejar Pajak Para Pemilik Mobil Mewah di Indonesia

Guna mengejar target pendapatan pajak 2019, Samsat Jakarta Barat membuka pelayanan di kawasan Car Free Day (CFD), Thamrin, Jakarta Barat. Tak hanya mendapatkan pembayaran dari pajak, puluhan kendaraan milik masyarakat berhasil diblokir dalam pelayanan ini.

Layanan pemblokiran, pembayaran pajak, hingga registrasi kendaraan dilakukan di lokasi CFD. Jumlah yang didpatakan dari masyarakat yang membayar pajak adalah Rp 60,3 juta dari 102 motor. Mengenai mobil mewah, hingga Februari 2019 lalu, tercatat ada 24 mobil mewah.

Yakni merek Ferrari, Rolls Royce, Bentley, Lamborghini, Mercedes Benz, Porsche, BMW, Maybach, Maserati dan Audi yang belum membayar pajak. Disayangkan sikap para pemilik mobil yang masih menunggak pajak, sementara masih banyak bergaya dan memarkirkan atau berjalan dengan kendaraannya.

Untuk menghindari pajak progresif yang tinggi, beberapa pemilik mobil mendaftarkan dengan identitas orang lain, seperti sopir maupun pembantunya. Justru kerap kali ditemukan pemilik kendaraan itu menggunakan identitas KTP orang lain demi menghindari dari petugas samsat yang rutin menggelar razia terhadap penunggak pajak.

"Kegiatan Samling Samsat Jakarta Barat di CFD kawasan MH Thamrin lebih menekan isu-isu berita terkahit hal ada pemilik kendaraan yang menunggak pajak menggunakan KTP orang lain," jelas Elling Hartono selaku Kepala Unit Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Jakarta Barat.

Ia menjelaskan sampai saat ini, pihaknya juga masih memburu para penunggak pajak mobil mewah yang juga kedapatan menggunakan identitas palsu atau milik orang lain. "Sangat disayangkan punya mobil mewah tapi tak mau bayar pajak kendaraan, sampai nunggak karena saking mau menghindari petugas, kendaraan miliknya itu menggunakan identitas orang lain. Bisa pembantunya, malah sampai identitas sopir pribadi dan karyawannya," ungkap Elling.

Sejumlah petugas disiagakan, tenda, hingga fasilitas lainnya disiapkan demi menyambut semangat masyarakat Jakarta membayar pajak kendaraannya. Tak hanya melayani pembayaran pajak, perpanjangan pajak hingga pembloikran kendaraan juga dilayani dalam Samling di CFD kawasan MH Thamrin di Jakarta Pusat tersebut.

Selain itu, pihaknya melakukan pengecekan kepemilikan kendaraan bermotor sebanyak 131 orang atau wajib pajak dan pelayanan konsultasi sebanyak 42 wajib pajak. "Samsat Jakarta Barat mengadakan giat layanan pembayaran tahunan pajak kendaraan serta sosialisasi tentang dampak-dampak pemakaian KTP," ungkap Elling.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan uji emisi akan ditetapkan sebagai salah satu syarat untuk membayar pajak kendaraan bermotor di Jakarta. "Insya Allah ke depan, di 2020, seluruh mobil dan motor yang ada di DKI Jakarta, pada saat ingin perpanjangan pajak kendaraan, harus bisa melampirkan lulus uji emisi," ujar Isnawa.

You can share this post!

Comments