Harga Gula Tinggi, Jogyakarta Gelar OP

Yogyakarta- Tim Pengendali Inflasi Daerah Pemda DIY akan mengelar operasi pasar untuk gula pasir. Sebab, harga gula pasir saat ini dianggap terlalu tinggi sehingga perlu untuk diturunkan.

“Kita nanti akan gelar operasi pasar untuk gula pasir,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Pemda DIY Eko Witoyo, dilansir Oke Zon Sabtu (4/6/2016).

Operasi pasar khusus gula pasir itu akan dimulai pada Senin, 6 Juni 2016 nanti. Direncanakan, operasi pasar itu terus dilakukan hingga seminggu pasca Lebaran tahun ini. Tiga pasar tradisional di Kota Yogyakarta, yakni Bringharjo, Kranggan, dan Demangan akan menjadi tempat operasi pasar.

Menurutnya, harga gula pasir idealnya berada diangka Rp12 ribu per kg. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pedagang supaya harga tertinggi hingga konsumen cukup Rp13 ribu per kg.

Eko mengaku operasi gula pasir ini serempak di lima provinsi di Indonesia. Mulai dari DIY, Nusa Tenggara Barat, Jambi, Sumatra Barat, serta Kalimantan Timur. Sebab, lima provinsi ini menjadi contoh dalam mengendalikam harga gula pasir.

“Lima provinsi jadi pilot project, jika operasi pasar gula pasir ini berhasil mengendalikan harga, nantinya diikuti provinsi lain,” jelasnya.

Dia mengaku sgulau penjual kelontong di Prambanan mengaku harga gula pasir cukup tinggi sudah dialami beberapa waktu lalu. Dia terpaksa menaikan harga jual kembali gula sebesar Rp500 setiap kg dari harga grosir sebesar Rp15 ribu.

“Tadinya ngambil di grosir Rp13 ribu, kita jual Rp13.500. Sekarang mengambil sudah Rp15 ribu, sudah beberapa hari ini gula pasir harganya tinggi,” katanya.

Dia berharap operasi pasar yang dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah bisa menyeluruh ke beberapa pasar besar seperti Prambanan, Sleman. Sebab, harga gula pasir tersebut dinilai cukup tinggi untuk saat ini.

“Kalau bisa operasi pasar itu sampai Prambanan, tak hanya Kota (Yogya) saja, orang pinggiran (perbatasan DIY-Jateng) kan juga butuh gula pasir,” bebernya.(red/oke)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *