• Indonesia
Permainan Saham dan Sejarah Levi Strauss
Berita

Permainan Saham dan Sejarah Levi Strauss

Merek jeans ternama, Levi Strauss, berencana melepas sebagian saham di pasar modal. Dana yang bisa diraup dari aksi korporasi ini diperkirakan 587 juta dolar AS atau setara dengan Rp 8,22 triliun. Sebanyak 36,7 juta lembar saham akan dilepas melalui mekanisme penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Harga per saham yang ditawarkan dalam IPO hari ini, Selasa (12/3), yakni berkisar antara 14 sampai 16 per lembar dolar AS (Amerika Serikat). Dana hasil IPO tersebut akan digunakan perusahaan untuk membiayai akuisisi yang belum bisa diungkap ke publik. Kapitalisasi pasar ini akan meningkatkan jadi 6,17 miliar dolar AS atau sekitar Rp 86,38 triliun dengan penggalangan dana lewat IPO.

Levi Strauss akan tercatat di bursa Wall Street, yakni New York Stock Exchange dengna kode saham LEVI. Perusahaan sudah menunjukan manajer pengelola buku atau lead book-running untuk IPO ini. Di antaranya Goldman Sachs dan JP Morgan. Bank Of America, Merril Lynch, Morgan Stanley dan Evercore Group juga ikut terlibat dalam proses IPO ini.

Manajemen perusahaan menyatakan total 36,7 juta saham itu terdiri dari 9,5 juta saham penawaran umum. Sisanya, 27,2 juta saham ditawarkan kepada para stockholders atau individu dan kelompok yang terlebih dahulu memegang saham perusahaan sebelum tercatat di bursa. Selain untuk akuisisi, dana IPO juga akan digunakan untuk keperluan operasional umum.

Perusahaan termasuk modal kerja, biaya operasi dan pengeluaran modal. Levi Strauss didirikan pada 1853 di San Francisco, California, sebagai perusahaan grosir barang dan pada akhirnya menciptakan blue jeans tahun 1873. Brand yang diperkenalkan adalah Levi's. Levi sempat menjadi perusahaan publik sebelumnya pada tahun 1971.

Tapi kembali menjadi perusahaan private usai terjadi transaksi berkaitan dengan leverage atau pinjaman pada 1985. Levi mengumumkan pendapatan 5,6 miliar pada 2018 dalam pernyataannya. Naik 14 persen dibandingkan periode 2017. Laba bersih mencapai 285 juta dolar AS atau stagnan dari labar bersih tahun sebelumnya.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average, kembali ke zona positif pada perdagangan kemarin pagi, Senin (11/2), dengan indeks blue-chip yang mengalami penurunan paling berpengaruh berbalik menguat. Dow mengalami kenaikan sekitar 110 poin atau 0,5 persen ke level 25.573 setelah merosot sebanyak 242 poin pada posisi terendah sesi di level 25.208.

Di latar belakangai dalam saham Boeing Co. yang berada di bawah tekanan setalah pada hari Minggu (10/3), pesawat 737 Max 8 jatuh yang dioperasikan oleh Ethiopian Airlines. Saham Boeing, salah satu dari 30 komponen Dow yang paling berbobot dan berpengaruh oleh harga sahamnya, pada awalnya turun sekitar 12 persen yang telah menuntut lebih dari 300 poin tol pada indeks blue-chip.

You can share this post!

Comments