• Indonesia
Properti, Investasi yang Sudah Ada Sejak Dahulu dan Tidak Lekang oleh Zaman
Properti

Properti, Investasi yang Sudah Ada Sejak Dahulu dan Tidak Lekang oleh Zaman

Investasi properti sangat cocok bagi kamu yang mempunyai modal besar, sabar, dan visioner. Investasi yang sering kali disebut sebagai bisnis ini membutuhkan waktu cukup lama untuk menghasilkan keuntungan.

 Jika kamu membeli properti dan menjualnya kembali, terkadang butuh waktu beberapa minggu hingga beberapa tahun agar hasilnya diperoleh. Sementara  untuk properti disewakan atau dikontrakkan, kamu memperoleh keuntungan setelah sekian tahun.

Namun, kamu tidak perlu khawatir! Keuntungan yang dihasilkan cukup signifikan dengan waktu kamu menunggu.

Apa saja yang termasuk investasi properti dan bagaimana cara menjalankannya? Simak uraian berikut.

  1. Rumah Toko atau Ruko

Buat kamu yang mempunyai bangunan atau tanah di lokasi yang sangat strategis, disulap menjadi rumah toko atau ruko, atau kios dan toko biasa akan sangat menguntungkan.

Ruko biasanya mempunyai nilai yang sedikit lebih tinggi daripada kios atau toko biasa. Penyewa dapat menggunakannya sebagai tempat berbisnia atau kantor. Bimbingan belajar yang sedang menjamur juga sering kali menggunakan bangunan jenis ini. Bangunan ruko mempunyai kualitas lebih bagus dibandingkan kios atau toko.

  1. Rumah yang Dikontrakan

Properti yang selanjutnya dapat dijadikan investasi adalah rumah. Ada dua jenis rumah yang dikontrakkan, rumah petakan tanpa kamar dan rumah lengkap, baik yang sederhana hingga rumah mewah.

Meski lokasi yang strategis dari rumah tetap menjadi acuan tetapi tidak selalu demikian. Rumah menjadi kebutuhan pokok yang banyak dicari. Apalagi harganya yang semakin mahal. Tidak semua orang dapat menyicil atau membelinya.

Rumah kontrakan petakan atau bedengan banyak terdapat pada perkampungan padat atau daerah industri. Rumah ini sering disewa atau dikontrak buruh dan karyawan dengan pembayaran bulanan.

Rumah lengkap yang ukurannya lebih besar atau mewah lebih banyak terdapat di kompleks perumahan, meski banyak juga di wilayah perkampungan. Rumah mewah yang berada di lokasi elite sering dikontrakan sebagai kantor.

Kelebihan dari rumah yang dikontrakan adalah kamu tidak perlu merawat dan merenovasi kerusakan selama penyewa masih menempati. Semua menjadi tanggung jawab penyewa.

  1. Tanah

Jenis properti lain yang layak dicoba adalah tanah. Akan lebih baik lagi jika tanah yang berada di lokasi strategis dan tidak terlalu besar. Tanah yang terlalu besar sulit akan dijual kembali kecuali membagi-baginya.

Tanah dapat dijual, didirikan bangunan, dan disewakan. Namun, menyewakan tanah saat ini keuntungannya sangat kecil, perawatan tanah juga tidak memerlukan biaya besar. Investasi yang dikeluarkan jauh lebih kecil.

  1. Rumah Kos

Rumah kos dapat disewakan dalam dua bentuk, satu rumah atau per kamar. Keduanya menguntungkan. Apalagi jika terletak dekat dengan sekolah, perguruan tinggi, perkantoran, dan industri. Kelengkapan perabot, seperti tempat tidur dan lemari sering menjadikan harganya kerap lebih mahal.

Satu rumah yang disewakan biasanya ditempati dan dibayar bersama beberapa orang sekaligus. Sedangkan kos kamar hanya disewakan per kamar untuk satu orang.

Rata-rata rumah kos ini disewakan per tahun. Kamu tidak perlu repot menagih uang bulanan. Kekurangan dari kepemilikian rumah kos adalah perawatan rumah, renovasi kerusakan, dan masalah lain masih menjadi tanggung jawabmu.

  1. Apartemen

Apartemen atau kondominium merupakan jenis investasi properti paling baru. Gedung ini banyak dibangun di wilayah perkotaan dan pinggiran. Gedung hunian bertingkat yang ada untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal di lahan yang terbatas.

Untuk investasi properti di apartemen kamu harus memperhatikan letaknya yang strategis, fasilitas  yang diberikan, dan pengembang serta pengelola apartemen. Dengan demikian apartemen dapat dijual kembali atau disewakan dengan harga bagus.

Itulah 5 jenis investasi properti yang dapat dilakukan oleh pemula dan individu. Kamu tidak perlu ikut tergabung dalam perusahaan properti atau membuat perusahaan baru di bidang ini.

Jangan lupa untuk memperhatikan kelengkapan surat-surat resmi tanah dan bangunan untuk keamanan. Selamat berinvestasi!

You can share this post!

Comments