Mitos Yang Harus Dihindari Dalam Bisnis Properti

bisnis properti2Ada banyak orang ingin sukses berbisnis properti, namun tak sedikit dari mereka yang mengalami kegagalan dan menyerah. Penyebabnya bisa jadi lantaran mereka kurang menyadari, bahwa rintangan terbesar berinvestasi properti adalah diri mereka sendiri.

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum terjun ke bisnis properti adalah membunuh keragu-raguan. Rasa ragu akan membuat Anda tidak berani mengambil langkah sehingga berujung pada kegagalan.

Beberapa orang langsung mundur, atau setengah-setengah, saat akan terjun ke properti setelah mengetahui besarnya modal yang diperlukan untuk investasi. Modal yang besar itu membuat mereka membayangkan kerugian yang akan terjadi jika salah langkah dalam investasi.

Hal kedua yang harus dilakukan adalah menolak menyerah saat gagal. Fakta menunjukkan bahwa setiap orang yang bersedia belajar dari kesalahan dan pengalaman orang lain berpeluang sukses jadi miliarder.

Dinukil dari buku Property Quadrant: Sukses Memulai Bisnis Properti karangan Benny Lo, tercantum lima mitos keliru yang sebaiknya tidak Anda jadikan paradigma bila ingin menjadi pebisnis properti sukses.

1. Anda harus punya banyak uang

Banyak orang berasumsi bahwa harus mempunyai uang miliaran agar dapat berinvestasi properti. Pemikiran ini tentu tidak benar sama sekali, karena yang diperlukan hanyalah memperoleh transaksi bagus, masuk akal, dan berpotensi mendatangkan keuntungan berdasarkan analisis finansial.

Sebagai contoh, bila Anda mempunyai uang tunai senilai Rp200 juta, kira-kira berapa banyak properti yang bisa dibeli? Jika pihak bank memperbolehkan cukup membayar DP 20 persen, maka properti seharga Rp500 juta bisa didapat hanya dengan mengeluarkan uang Rp100 juta.

Lalu dengan uang Rp200 juta, itu tandanya Anda bisa memperoleh dua unit properti dengan total nilai Rp1 miliar. Akan tetapi semuanya tergantung kemampuan Anda dalam menganalisa situasi, kondisi, dan lokasi suatu properti.

2. Anda harus memiliki sentuhan midas

Beberapa dari Anda mungkin sudah tahu arti dari kiasan di atas. Midas adalah seorang raja dari mitologi Yunani yang mampu mengubah semua yang dia sentuh menjadi emas.

Pada kenyataannya, orang yang sukses berinvestasi dalam bidang real estat dan properti juga pernah gagal atau mengalami kerugian.

Mereka hanyalah orang biasa seperti Anda. Namun mereka dapat melihat peluang dan tahu bagaimana cara mewujudkan dan menghasilkan keuntungan, serta menimalisir kerugian.

Bagian penting dalam mengenali peluang adalah menggunakan akal sehat. Jadi, tidak ada sentuhan midas atau keajaiban yang jatuh dari langit, hanyalah sebuah daya pikir positif. Lalu bagaimana caranya? Jawabannya sangat sederhana.

Jika setiap orang yang Anda mintai pendapat sulit melihat visi Anda atas sebuah properti, terdapat dua kemungkinan. Pertama, Anda memiliki gagasan bagus dan akan terbukti asumsi orang lain salah, atau kemungkinan kedua gagasan Anda buruk dan semua orang memandang hal yang sama.

Untuk memastikan visi Anda berdasarkan akal sehat, lakukan analisis terlebih dahulu terhadap sebuah properti. Perbanyak juga berlatih dengan terjun ke lapangan sambil memantau perkembangan harga properti.

3. Anda harus berpengalaman

Dalam bisnis properti, kekuatan dan rasa percaya diri Anda bukan berasal dari pengalaman masa lalu, melainkan dari transaksi bagus dan saling menguntungkan bagi semua orang yang terlibat.

Buatlah semua orang yang ikut dalam transaksi Anda senang. Hal tersebut bisa dibilang pengalaman yang mengasyikkan dalam bisnis properti.

Jika Anda ditolak dalam suatu transaksi properti, kemungkinan penyebabnya hanya satu, yakni angka yang ditawarkan tidak menguntungkan pihak penjual.

4. Anda harus mengenal banyak orang

Meski Anda telah mengenal sejumlah orang penting seperti notaris, pengacara, bankir, kontraktor, peluang ini tidak menjamin Anda akan sukses dalam bisnis ini.

Bila Anda tidak memiliki relasi dengan orang-orang di atas, Anda juga dapat memulainya sendiri. Cara paling sederhana adalah dengan menghubungi top real estate agent di trade area Anda, dan mintalah referensi tepercaya dari mereka.

Dengan begitu, Anda akan mempunyai teman-teman di bisnis properti sebelum Anda menyadarinya.

5. Anda harus tahu banyak tentang properti

Mitos yang terakhir ini paling sering menghambat orang untuk beralih ke bisnis properti. Mereka mengira harus menjadi ahli terlebih dahulu dalam satu bidang agar bisa sukses.

Perlu Anda pahami bahwa sukses adalah suatu perjalanan panjang, dan semua orang harus memulai dari tempat yang sama apapun situasi dan kondisinya.

Pagi hari ketika bangun, mereka menurunkan kaki ke lantai, menggeliatkan badan, lalu sukses? Tidak, jika mereka segera memulai dan bertindak. Hanya dengan beraksi dan berusaha tanpa henti, maka setiap hari Anda akan menjadi seorang ahli.

Salah satu cara agar Anda tahu banyak tentang properti adalah dengan memulai bisnis properti dan mencari mentor.

Segera setelah melakukannya, Anda akan bertemu banyak orang lalu mempelajari pasar, melihat pola dan memahami kecenderungan bisnis properti.

(Okezone)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *