• Indonesia
Ratusan SPBU Siapkan Bahan Bakar Premium, Untuk Mempersiapkan Lebaran
Perdagangan

Ratusan SPBU Siapkan Bahan Bakar Premium, Untuk Mempersiapkan Lebaran

Bahan bakar premium kini seolah menjadi barang langka yang sangat sulit sekali untuk di temui di berbagai tempat spbu di Indonesia. Ini di karenakan bahan bakar satu ini saat ini sudah di tetapkan sebagai bahan bakar subsidi dari pemerintah. Sehingga tidak semua spbu bisa menyediakannya.

Bagi spbu yang terdapat premium pun jumlahnya juga di batasi dan tidak bisa terlalu banyak. Karena hal ini lah kemudian menjadikan bahan bakar premium menjadi langka di pasaran spbu. Bahkan kini sudah banyak terlihat di toko-toko yang biasanya menjual banyak botol-botol premium kini sudah terlihat di gantikan oleh pertalite maupun pertamax.

Bahan bakar premium atau sering juga di sebut sebagai bensin ini memang menjadi primadona untuk sebagian besar rakyat di Indonesia. Ini di karenakan harganya yang jauh lebih murah jika di bandingkan dengan bahan bakar yang lainnya. Seperti pertalite maupun pertamax yang di jual dengan harga lebih mahal.

Meski perbedaan harga tidak terlalu besar antara bahan bakar premium dengan pertalite tetapi tetap saja untuk rakyat Indonesia barang dengan harga yang murah lah yang menjadi pemenang. Bahkan kini terdengar kabar jika premium kualitasnya jauh lebih baik daripada pertalite meski harga pertalite ada di atas premium.

Kabar tersebut terdengar dari mulut ke mulut antara masyarakat di Indonesia dan sudah menjadi rahasia umum bagi yang mendengarnya. Di samping benar atau tidaknya kabar tersebut kenyataannya sekarang masyarakat di Indonesia mulai beralih menggunakan pertalite maupun pertamax daripada tetap menggunakan bahan bakar premium.

Alasannya pun beragam. Ada yang meyakini jika bahan bakar pertalite memiliki kualitas yang lebih bagus dari pada bahan bakar premium atau bensin di atas. Atau ada juga yang memiliki alasan jika tidak ingin kerepotan untuk mencari bahan bakar premium yang kini keberadaannya sangat langka di temui terutama di daerah jawa dan sekitarnya. Ataupun jika masih ada spbu yang menjual pastilah antriannya akan sangat panjang.

Mengingat bahan bakar premium menjadi bahan bakar favorit di Indonesia. Meski pemerintah sudah menyatakan jika kualitas premium tidak sebaik kualitas bahan bakar yang lain tapi tetap saja rakyat Indonesia masih menyukai premium di bandingkan dengan pertalite maupun pertamax. Salah satu faktor utamanya karena harga premium jauh lebih murah.

Tetapi kini pemerintah mulai kembali mengisi beberapa spbu dengan bahan bakar premium ini. Mempertimbangkan karena bahan bakar premium adalah bahan bakar idaman sehingga pemerintah memanfaatkan hal tersebut untuk meraih untung yang besar dari para pemudik lebaran yang tentunya akan lebih memilih premium daripada bahan bakar yang lainnya.

Bahkan untuk lebaran tahun 2018 ini tercatat adanya 571 spbu di pulau Jawa dan Bali yang kembali di isi dengan bahan bakar premium. Hal ini juga di perkuat dengan adanya pernyataan dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral atau ESDM yang menyatakan jika 571 spbu di Jamali atau Jawa, Madura dan Bali yang akan kembali di isi dengan bahan bakar premium.

Tidak hanya itu baru-baru ini Bapak Djoko Siswanto yang merupakan direktur jenderal minyak dan gas bumi (Migas) dan kementrian ESDM juga menyatakan jika pemerintah kini tengah merevisi tentang undang-undang pemerintah yang mengatur tentang jual beli minyak bumi tersebut.

 

You can share this post!

Comments