• Indonesia
Tak Banyak yang Mau, Investasi Pohon Ternyata Cukup Menjanjikan!
Investasi

Tak Banyak yang Mau, Investasi Pohon Ternyata Cukup Menjanjikan!

Bentuk investasi sekarang ini sangatlah banyak. Muai dari investasi tanah, investasi property, emas, saham dan masih banyak jenis investasi lainnya. Contoh investasi ini banyak dijalankan oleh kaum adult maupun kaum milenial saat ini.

Teryata berinvestasi memang cara jitu untuk membangun ekonomi baik individu, keluarga maupun usaha. Dari banyaknya contoh investasi yang disebutkan tujuan utamanya adalah sama, yaitu tentang keuntungan secara materi. Di mana pelaku investasi tersebut dalam jangka waktu tertentu akan mendapat penghasilan dari investasinya itu.

Alih – alih investasi banyak dijalankan oleh semua kalangan dari menengah hingga kalangan papan atas, ternyata ada investasi yang tak banyak dilakoni oleh investor – investor masa kini. Yakni investasi menanam pohon.

Sebagian orang menganggap investasi pohon tidaklah menguntungkan dalam waktu singkat. Namun demikian, dari pada lahan luas dianggurkan lebih baik ditanami pohon. Selain kelak mendapat keuntungan dari hasil pohon, anda juga menguntungkan bumi sekitar.

Seperti yang dilakukan oleh santri Tarbiyatul Huda yang bekerjasama dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ini, seharusnya menjadi penyulut ide bisnis bagi anda. Jika para santri ini mengadakan investasi menanam pohon untuk pelestarian. Andapun bisa ikut melestarikan jenis pohon tertentu dengan tetap memperoleh keuntungan secara finansial. Asalkan, anda menanam di lahan sendiri.

Jenis Pohon yang Menguntungkan untuk Investasi

Hari ini menanam, esok menuai begitulah kira – kira kalimat yang pas untuk investasi menanam pohon. Adapun jenis pohon yang baik untuk investasi adalah Albasia / sengon. Kayu yang memiliki nama latin Paraserianthes Flcataria ini tergolong menguntungkan untuk ditanam sebagai investasi anda.

Dalam kurun waktu 8 tahun, anda sudah dapat menjualnya dengan harga cukup tinggi kisaran Rp.800.000,- / batang dengan ukuran diameter 80-90 cm. Bayangkan jika anda memiliki 100 pohon dalam lahan yang anda tanami. Maka anda akan mendapat keuntungan yang lumayan. Selain alasan harganya yang lumayan, kayu jenis ini dibutuhkan oleeh industry kayu lapis yang mengolah kayu jenis tersebut untuk bahan baku triplek atau playwood.

Selain kayu sengon, menanam pohon karet juga termasuk menjanjikan untuk investasi. Bagi anda investor yang ingin menggeluti bidang ini anda memiliki 2 keuntungan sekali gus. Selain bisa panen karet, anda juga bisa menjual kayu yang sudah tidak maksimal dalam memprodduksi getah karet.

Tak kalah menguntungkan, kayu jati ternyata juga cukup menjadi lahan investasi bagi anda. Baik itu jenis jati belanda maupun jati jawa. Pasalnya banyak yang menggunakan kayu jati sebagai bahan baku meubel. Seperti pengrajin meubel asal Jepara yang memiliki komunitas tersendiri yaitu KPMJ (Komunitas Pengrajin Meubel Jepara) para pengrajin yang dihimpun oleh komunitas ini seringkali menggunakan bahan baku kayu jati untuk kepenting meubelenya.

Manfaat lain dari berinvestasi menanam pohon adalah sokongan perbaikan alam berupa penghasilan oksigen yang dihasilkan dari proses respirasi pohon – pohon yang kita tanam. Banyaknya pohon yang kita tanam sangat menentukan jumlah CO 2 meningkat. Dengan demikian maka kondisi udara sekitar menjadi lebih sejuk dan bersih.

Kapan lagi investasi yang double keuntungan? Selain untung panen dari hasil pohon, membantu juga untuk kepentingan sekitar yaitu kebutuhan Co 2 yang semakin hari semakin meningkat akibat adanya unsur karbondioksida sisa kendaraan bermotor semakin meningkat juga.

Investasi aman tanpa takut rugi besar juga berasal dari menanan pohon. Modal yang dikeluarkan juga tidaklah begitu besar karena jenis – jenis kayu atau pohon yang kita tanam termasum pohon yang tidak butuh perawatan intensive. Jadi sangat meminimalkan biaya perawatan.

 

You can share this post!

Comments