• Indonesia
Takut Ketipu Saat Belanja Online? Ikuti 5 Tips Ini
Perdagangan

Takut Ketipu Saat Belanja Online? Ikuti 5 Tips Ini

Teknologi internet saat ini begitu ‘memanjakan’ aktivitas masyarakat Indonesia, khususnya saat berbelanja. Untuk mendapatkan barang yang diinginkan, Anda cukup memilih gambar produk pada platform e-commerce atau media sosial, lalu melakukan pembayaran dalam hitungan detik saja. Hal ini tentu saja sangat mempersingkat waktu dan juga tenaga.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, Transaksi e-commerce atau toko online di Indonesia mencapai Rp. 77,766 triliun sepanjang tahun 2018. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 151% dibandingkan tahun 2017 yang berada di angka Rp. 30,942 triliun. Di tahun 2019 sendiri, transaksi toko online mencapai Rp. 8,204 triliun.

Dengan digit angka yang semakin bertambah per tahunnya, hal tersebut membuktikan bahwa pengguna e-commerce semakin meroket. Namun, hal ini tentu saja tidak terlepas dari penipuan yang seringkali menimpa pembeli oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Dengan adanya penipuan ini, tak sedikit yang mengalami kerugian dalam nominal yang besar.

Tips Aman Belanja Online

Dengan maraknya penipuan transaksi jual beli online, Anda harus lebih waspada dan berhati-hati saat melakukan transaksi. Lalu, apa saja langkah-langkah yang harus Anda lakukan agar terhindar dari penipuan? Berikut ulasannya.

1. Memeriksa Identitas Penjual

Langkah pertama yang harus Anda lakukan, yaitu memeriksa identitas penjual. Saat melakukan transaksi, pastikan penjual tersebut memiliki nomor kontak yang mudah dihubungi. Selain itu, periksa juga apakah penjual tersebut memiliki identitas yang jelas, seperti alamat, nama toko online, alamat e-mail, nomor telepon, nomor rekening, dan lain sebagainya.

2. Mengecek Ulasan Produk

Untuk memastikan apakah toko tersebut trusted atau tidak, Anda bisa mengecek fitur ulasan yang umumya ada pada kolom komentar produk. Pembeli lain akan menilai produk yang mereka dapatkan dari toko tersebut. Biasanya, pembeli lain juga akan menyertakan foto pada ulasan tersebut sebagai bukti kualitas barang yang diterima.

Sebagai pelanggan baru, Anda bisa mengetahui apakah toko tersebut memiliki kredibilitas yang baik atau tidak dalam menjual produknya. Jika ulasan tersebtu didominasi oleh komentar postitif, bisa dipastikan toko tersebtu aman dan terpercaya, begitupun sebaliknya.

3. Mengecek Foto Produk

Bentuk penipuan tentu saja tidak hanya berupa nominal. Produk yang dijual juga seringkali tidak sesuai dengan yang diterima oleh pembeli. Hal ini dikarenakan foto barang yang terpampang di platform e-commerce atau media sosial tidak sesuai dengan barang aslinya. Dengan demikian, pembeli merasa rugi saat mengetahui barang yang diterima kualitasnya jauh berbeda dengan deskripsi produk dan juga gambarnya.

Oleh karena itu, lebih baik Anda memilih toko online yang memajang foto produk asli dibandingkan dengan toko yang asal mengambil foto dari toko lain.

4. Meminta Nomor Resi

Jika Anda berbelanja di e-commerce, nomor resi umumya sudah tertera pada platform tersebut. Lain halnya jika Anda berbelanja melalui media sosial. Mintalah nomor resi sehari setelah melakukan pembayaran. Nomor resi akan membantu Anda untuk melacak barang yang dikirim melalui jasa ekspedisi pengiriman barang. Jika toko tersebut tidak memberikan nomor resi, maka Anda harus waspada.

5. Mengecek Moda Pembayaran

Untuk memastikan keamanan proses transaksi, sebaiknya Anda mengecek moda pembayaran yang diberlakukan oleh toko online tersebut. Pastikan Anda mengirimkan uang pada nomor rekening yang tertera pada platform tersebut. Jangan mengirimkan ke nomor selain yang tertera pada platform tersebut. Selain itu, pilih juga moda pembayaran yang lebih aman, seperti COD (Cash on Delivery).

Itulah lima tips aman berbelanja online yang perlu Anda ketahui. Pastikan Anda menerapkan tips-tips di atas untuk menghindari berbagai modus penipuan transaksi jual beli online. Semoga bermanfaat.

 

You can share this post!

Comments