• Indonesia
Tips Menyelami Pasar Modal Bagi Pemula
Artikel

Tips Menyelami Pasar Modal Bagi Pemula

Berinvestasi di pasar modal merupakan keuntungan, bahkan hasilnya bisa lebih besar dari emas. Setelah paham dasar berinvestasi dan membuka rekning egek nasabah, saatnya berinvestasi di pasar modal.

Yaitu dengan cara melalui pasar primer. Sebagian orang menyebut ini sebagai pasar perdana. Ini adalah saat di mana perusahaan pertama kali menjual sahamnya kepada masyarakat. Ini disebut juga dengan istilah Initial Public Offering (IPO) atau Go Public.

Dari perusahaan tertutup dimiliki beberapa orang, menjadi terbuka dengan dimiliki oleh banyak orang. Berikut adalah beberapa tips berinvestasi saham bagi investor pemula yang sudah membuka rekening di salah satu sekuritas.

1. Memulai Tidak Terlalu Besar

Jika belum terlalu mengenal pasar modal, disarankan untuk memulai dengan modal minimal terlebih dahulu. Kerugian yang diderita tidak terlalu besar bila salah langkah tujuan. Lain tujuannya adalah untuk proses belajar.

Perlu membiasakan diri pada software jual beli saham, belajar analis saham dan sebagainya dan itu semua perlu waktu. Silahkan menambah modal jika sudah mantap. Biasanya membeli saham Blue Chip. Ciri perusahaan ini dikenal publik.

Beli Saham Berfundamental Baik

Punya usaha yang jelas, produknya laku di pasaran, tidak banyak utang, manajemen transparan dan sebagainya. Jangan tergiur untuk membeli saham gorengan yang pergerakan harganya tidak jelas. Mengapai memilih saham blue chip? Saat pasar modal terkoreksi, saham blue chip juga terkoreksi.

Tetapi setelah pasar modal pulih, saham blue chip juga yang bergerak naik lebih dulu dan lebih cepat dari yang lain. Belilah beberapa jenis saham untuk membagi risiko. Memiliki banyak saham, punya risiko kerugian lebih kecil daripada membeli hanya satu jenis saham.

Lakukan Diversivikasi

Jika satu saham berkinerja turun, berkemungkinan saham lain bisa naik. Perlu diketahui cara analisis saham untuk menentukan keputusan jual atau beli saham. Ada dua cara analisis yang umum dilakukan, yaitu teknikal.

Bisa membaca buku analisis teknikal untuk profit maksimal dan analisis fundamental saham untuk mengetahui masing-masing analisis tersebut. Pasar saham sangat berisiko dalam jangka pendek karena fluktuatif.

Belajar Menganalisis

Akan lebih aman dalam jangka panjang. Semakin lama investasi, semakin besar tingkat keuntungan. Berdasarkan sejarah pasar modal, terbukti bahwa jika berinvestasi berupa saham dalam jangka panjang, maka peluang meraih return sebesar 12,9 persen ada di depan mata.

Bisa setiap tiga bulan, enam bulan atau setahun sekali. Jika ada saham yang kurang bagus kinerjanya, misalnya produknya gagal di pasaran, merugi dan sebagainya, bisa diganti dengan saham lain yang lebih baik

You can share this post!

Comments