• Indonesia
Upaya BUMN Menembus Kancah Internasional
Investasi

Upaya BUMN Menembus Kancah Internasional

Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto, mengapresiasi partisipasi BUMN dalam mendukung perkembangan bisnis UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), khususnya di Kota Bekasi. Tri mengucapkan terima kasih kepada Bank BNI yang berinvestasi dan mengajak masyarakat Bekasi untuk menjadi pelaku bisnis UMKM.

Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan misi Kota Bekasi yang ingin memperkuat sektor UMKM. "Jika kita ingin survive di zaman sekarang, ya kita harus berubah mengikuti zamannya. Jangan sampai kita tertinggal dan tertindas oleh perubahan yang ada. Oleh karena itu pada program 100 hari kerja Wali dan Wakil Walikota Bekasi periode 2018 sampai 2023 ini, kita ingin menciptakan 1.000 perusahaan digital," jelas Tri.

Pihaknya juga memiliki program yang sudah bekerja sama dengan UMKM Kota Bekasi, sehingga dari 10 UMKM yang ada, bisa berkembang menjadi 20 sampai 30 UMKM. Diikuti dengan meningkatkan hasil dan kualitas produksi. "Kita harus memperbanyak komunikasi terhadap pelaku usaha kecil menengah," ujarnya.

Sementara itu BUMN Indonesia ternyata mampu bersaing di kancah internasional. Ada empat BUMN yang masuk dalam daftar 2000 perusahaan terbaik di dunia untuk bekerja. Bahkan, semua BUMN tersebut masuk dalam jajaran 200 besar. Empat BUMN tersebut adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di peringkat 11, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk di peringkat 112, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk di peringkat 157 dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di peringkat 186.

Hasil survei yang dirili Forbes ini didasarkan pada penilaian 430.000 pegawai dari seluruh dunia. Para pegawai diminta untuk memberikan nilai pada perusahaan mereka bekerja dan seberapa besar mereka mau merekomendasikan tempat kerja tersebut ke sahabat atau keluarga. Hal tersebut merupakan pengakuan sekaligus apresiasi dunia internasional terhadap kinerja dan keseriusan BUMN untuk selalu mewujudkan visi jangka panjang sebagai penyedia layanan dan memiliki kinerja yang terbaik.

"Peringkat Forbes ini menunjukan bahwa BUMN Indonesia memiliki daya saing yang kuat dengan perusahaan top global lainnya. Kementerian BUMN senantiasa berkomitmen untuk selalu meningkatkan kinerja dan layanan seluruh BUMN. Termasuk juga memperkuat peran BUMN sebagai agen pembangunan," kata Gatot Trihargo, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementerian BUMN.

Bank Mandiri yang merupakan BUMN teratas dalam peringkat tersebut memiliki 38.307 karyawan dengan sales yang tercatat 8,1 dolar AS dan capital market senilai 24,1 miliar dolar AS. Di peringkat 11 dunia, Bank Mandiri mengalahkan perusahaan top global seperti VW, IBM, Mastercard, Netflix, Nestle, Coca-cola, Ferrari sampai Facebook.

Disusul dengan Telkom yang berada di peringkat 112 dunia memiliki pegawai sebanyak 24.065 dengan nilai penjualan 9,6 miliar dolar AS dan capital market sebesar 25,8 miliar dolar AS. Ada pun BNI berada di peringkat 157 dunia memiliki pegawai sebanyak 27.083 dengan nilai penjualan mencapai 4,9 miliar dolar AS dan capital market sebesar 11,1 miliar dolar AS. Terakhir, BRI berada di peringkat 186 dunia memiliki pegawai sebanyak 60.683 dengan nilai penjualan mencapai 9,3 miliar dolar AS dan capital market sebesar 27,7 miliar dolar AS.

You can share this post!

Comments