Yasonna Laoly Sebut Belum Terima Surat Pencegahan Bepergian dari KPK, Mentan SYL di Luar Negeri

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 4 Oktober 2023 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Facbook.com/@Syahrul Yasin Limpo)

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Facbook.com/@Syahrul Yasin Limpo)

HARIANEKONOMI.COM – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Laoly mengonfirmasi keberadaan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Menurut Yasonna Laoly, SYL masih berada di luar negeri dengan status perjalanan dinas ke Spanyol dan Italia, Eropa.

“Belum, belum, (Syahrul Yasin Limpo) belum masuk (Indonesia),” kata Yasonna Laoly, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 3 Oktober 2023.

Yasonna Laoly menyatakan, pihaknya belum menerima surat pencegahan bepergian ke luar negeri atas SYL dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Jadi, belum ada upaya kerja sama dari negara lain untuk mencari (SYL),” kata Yasonna Laoly.

Baca artikel lainnya di sini: Respons Jokowi Soal Isu Resuffle Sehubungan dengan Dugaan Kasus Hukum Menteri SYL dan Dito Ariotedjo

Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kemenkum HAM Silmy Karim juga mengatakan, SYL belum termonitor kembali ke Indonesia.

Silmy Karim juga merinci perjalanan SYL berdasarkan sistem imigrasi.

Pertama, kata Silmy Karim, SYL meninggalkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, pada Minggu (24/9/2023).

Tujuan perjalanan SYL saat itu, yaitu ke Doha, Qatar, dalam rangka transit, sebelum menuju Roma, Italia.

Kedua, SYL dijadwalkan kembali dari Eropa, pada Sabtu (30/9/2023) dan tiba di Indonesia, pada Minggu (1/10/2023).

After 19
Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

“Tapi di situ, kami sudah cek belum termonitor di sistem bahwa yang bersangkutan (sudah ada) di Indonesia,” kata Silmy Karim.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi juga menyatakan, hingga hari ini kehilangan kontak dengan SYL.

Tepatnya, setelah SYL dikabarkan ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh KPK, walaupun belum ada keterangan resmi KPK.***

Berita Terkait

Soal Wacana Pembatasan Pembelian BBM Subsidi, Presiden Jokowi Bantah Keterangan Luhut Pandjaitan
Pihak Istana Jakarta Tanggapi Penembakan Terhadap Donald Trump, Pengamanan Presiden Jokowi Diperketat?
Longsor di Kawasan Tambang Rakyat Desa Tulabolo Gorontalo, Sebanyak 23 Orang Warga Meninggal Dunia
Kasus Korupsi Pekerjaan Retrofit Sistem Sootblowing PLTU Bukit Asam pada PLN, KPK Tahan 3 Tersangka
Dapat Dukungan, Rencana Pembentukan Pansus Dugaan Mark Up Impor 2,2 Juta Ton Beras dari Vietnam
Dampak Serangan Siber terhadap Server PDN, Dirjen Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan Undur Diri
Dugaan Keterlibatan dalam Kejahatan Siber, Sebanyak 103 Warga Taiwan Terancam akan Dideportasi
Kejaksaan Agung Periksa 3 Orang Pejabat PT Antam Tbk Dalami Kasus Emas Crazy Rich Surabaya Budi Said
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terbaru