3 Pesawat Boeing 737-9 Max Lion Air Diizinkan Kembali Beroperasi per 11 Januari 2024, Sempat Dìgrounded

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 19 Januari 2024 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Boeing 737-9 Max milik Lion Air telah diizinkan kembali beroperasi per 11 Januari 2024 lalu. (Dok. Kementerian Perhubungan RI)

Boeing 737-9 Max milik Lion Air telah diizinkan kembali beroperasi per 11 Januari 2024 lalu. (Dok. Kementerian Perhubungan RI)

HARIANEKONOMI.COM – Setelah sempat diberhentikan sementara pengoperasiannya (grounded) sejak 6 Januari 2024, tiga pesawat Boeing 737-9 Max milik Lion Air telah diizinkan kembali beroperasi per 11 Januari 2024 lalu.

Tiga pesawat tersebut yaitu PK-LRF, PK-LRG, PK-LRI sempat di grounded untuk memastikan keselamatan penerbangan, dan untuk dilakukan inspeksi lebih lanjut.

Setelah terjadi insiden terlepasnya emergency door milik Alaska Airlines beberapa waktu lalu yang memiliki tipe pesawat yang sama.

Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara telah melakukan inspeksi langsung ke lapangan dan mengevaluasi laporan pemeriksaan yang telah dilakukan oleh Lion Air.

“Setelah dilakukan inspeksi dan melalui proses revisi dan evaluasi dengan melakukan komunikasi dengan pihak PT Lion Mentari Airlines, Boeing dan Federal Aviation Administration (FAA) lebih lanjut.”

Lihat juga konten video, di sini: Main Mobile Legends Bareng Raffi Ahmad dan Gamers Meyden, Catheeez, Gibran Rakabuming Raka Unjuk Gigi

“Maka disimpulkan bahwa emergency exit yang dimiliki tiga pesawat tersebut tidak terdampak Airworthiness Directive(AD) 2024-02-51 dan DGCA AD 24-01-001-U,” ujar Dirjen Perhubungan Udara, M. Kristi Endah Murni pada Jumat (19/1/2024).

Kristi mengungkapkan, hal tersebut juga dikonfirmasi melalui hasil rapat terakhir yang diselenggarakan oleh FAA dengan mengundang otoritas penerbangan sipil kawasan Asia-Pasifik.

Dalam rapat tersebut FAA menegaskan bahwa pesawat udara Boeing 737-9 Max yang dioperasikan oleh Lion Air tidak terdampak FAA AD

Sehingga tetap dapat beroperasi tanpa dilakukan inspeksi sebagaimana yang diperintahkan dalam AD.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan kami serta hasil rapat dengan FAA maka tiga unit pesawat udara Boeing 737-9 dapat dioperasikan kembali,” pungkas Kristi.***

After 19
Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Berita Terkait

PT Pelayaran Nasional Indonesia Usulkan PNM Sebesar Rp2,5 Triliun untuk Beli 2 Unit Kapal Penumpang Baru
Hasilkan Return yang Lebih Baik, PT Sinarmas Asset Management Kolaborasi dengan Artificial Intelligence
Termasuk Proyek Investasi Hilirisasi, Pabrik Kaca Asal Korea Selatan Mulai Berproduksi pada Agustus 2024
Ekspor dengan Tujuan Negara Belanda, Sebanyak 20 Ton Kelapa Parut Asal Sulawesi Utara Dinyatakan Aman
Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Akibatkan Harga Tahu dan Tempe Berpotensi Alami Kenaikan
Daftar Lengkap 6 BUMN yang akan Dilikuidasi atau Dibubarkan karena Tidak Potensi atau Potensi Minimum
Pemerintah Segera Evaluasi Kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu, Siap-siap Harga Gas Naik bagi 7 Indusri Ini
Menko Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Pertamina akan Akuisisi Produsen Gula dan Ethanol dari Brazil
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terbaru