SK Innovation E&S akan mendukung pengembangan wirausahawan muda di bidang energi dan lingkungan di Indonesia

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • Pengembangan ide bisnis, pendidikan, networking, dan pendanaan untuk pemuda Indonesia – dukungan pada seluruh siklus kewirausahaan
  • Pada tanggal 11 di Jakarta, ‘Majoon Networking Day’ diselenggarakan, memberikan kesempatan bagi tim startup untuk berinteraksi dengan pemerintah dan investor
  • Pembentukan dana bersama dan networking global, bertujuan untuk memperluas kerja sama nyata antara Korea dan Indonesia

SEOUL, Korea Selatan dan JAKARTA, Indonesia , 11 Februari, 2026 /PRNewswire/ — SK Innovation E&S secara aktif mendukung pengembangan wirausahawan muda di Indonesia, untuk membangun ekosistem inovasi di industri energi dan lingkungan.


ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

SK Innovation E&S mengumumkan bahwa pada tanggal 11, mereka mengadakan acara ‘MAJU:ON Networking Day’ di Kedutaan Besar Republik Korea untuk Indonesia di Jakarta. Proyek ‘MAJU:ON’ adalah program dukungan kewirausahaan muda di bidang energi dan lingkungan yang dijalankan oleh SK Innovation E&S sejak tahun lalu di Indonesia, bekerja sama dengan perusahaan ESG Korea, UD Impact.

Melalui proyek ‘MAJU:ON’, SK Innovation E&S mendukung siklus lengkap kewirausahaan untuk pemuda Indonesia, mulai dari pengembangan ide, pendidikan kewirausahaan, networking, hingga penggalangan dana investasi. Proyek ini merekrut tim-tim muda yang bercita-cita mendirikan startup di bidang energi dan lingkungan, serta menyediakan program pendidikan dalam manajemen dan bidang energi serta lingkungan. Setelah itu, diadakan kompetisi ide bisnis (hackathon) untuk menyeleksi dan memberi penghargaan kepada tim-tim terbaik. Tim-tim yang menang akan menerima pendidikan manajemen lanjutan dan berpartisipasi dalam ‘Networking Day’ untuk berinteraksi dengan pejabat pemerintah serta investor dan mendapatkan konsultasi tentang pendirian startup. Melalui ini, 2-3 tim yang dinilai paling unggul akan mendapat dukungan dana bisnis dan kesempatan untuk mengikuti acara ‘Demo Day’ pada bulan Mei, di mana mereka dapat menarik investasi dari venture capital (VC).

Walaupun proyek ini baru pertama kali dilaksanakan tahun lalu, lebih dari 220 tim mendaftar dan proses pendaftaran ditutup lebih awal karena tingginya minat. Dari jumlah tersebut, 127 tim terpilih dan mengikuti program pendidikan selama 4 minggu. Selanjutnya, melalui hackathon pada bulan November, 10 tim terbaik terpilih dan mendapat kesempatan untuk menghadiri ‘Networking Day’ kali ini.

Pada acara tersebut, selain tim pemenang hackathon, hadir pula pejabat utama dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) perwakilan dari 8 universitas utama di berbagai daerah dan investor, sehingga total sekitar 60 peserta hadir.

Acara ini terdiri dari penunjukan mentor dan ambassador yang berasal dari pejabat kementerian pemerintah terkait, presentasi model bisnis dari tim pemenang hackathon, serta diskusi panel. Pada diskusi panel, isu-isu penting dibahas secara mendalam, seperti arah kebijakan masa depan Indonesia yang terkait dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG), pentingnya pengembangan wirausahawan muda, serta Langkah-langkah kolaboratif untuk mengatasi permasalahan lingkungan dan masyarakat lokal. Secara khusus, tim ‘GISACT’ yang memenangkan penghargaan utama memaparkan platform solusi yang menganalisis data satelit menggunakan teknologi AI untuk memberikan rekomendasi pemanfaatan lahan.

SK Innovation E&S berencana untuk semakin memperluas dasar kerja sama Korea-Indonesia melalui acara ini. Untuk itu, mereka akan melaksanakan berbagai program lanjutan, seperti pembentukan dana investasi bersama, networking antara wirausahawan muda Korea dan Indonesia, serta penyelenggaraan konferensi bersama Korea-Indonesia.

Perwakilan SK Innovation E&S mengatakan, "Proyek MAJU:ON memberikan kesempatan baru bagi generasi muda Indonesia dan berkontribusi pada pertumbuhan berkelanjutan Indonesia melalui pembangunan ekosistem inovasi di bidang energi dan lingkungan. Ke depannya, kami berkomitmen untuk terus menciptakan penggerak pertumbuhan masa depan dan memimpin perwujudan nilai sosial global dengan mempererat kerja sama antara pemerintah, universitas, dan industri dari kedua negara.".

[END]

  • SK Innovation

SK Innovation adalah perusahaan solusi energi terintegrasi yang merupakan bagian dari SK Group—grup terbesar kedua di Korea Selatan dengan lebih dari 200 anak perusahaan—dan merupakan perusahaan energi swasta terbesar di kawasan Asia Pasifik dengan aset lebih dari 100 triliun won.

SK Innovation dan afiliasinya terus menjalin kemitraan dengan Indonesia melalui beragam portofolio bisnis. Pada tahun 2025, SK Innovation berhasil mengamankan tiga blok eksplorasi: Serpang, Binaiya, dan North Ketapang, sehingga terus melanjutkan bisnis pengembangan sumber daya di Indonesia.

Selain itu, SK Innovation juga berkomitmen untuk menciptakan nilai sosial di Indonesia melalui berbagai kegiatan seperti pendidikan dan beasiswa, donor darah, dukungan untuk festival lokal, serta pelatihan keterampilan dan teknis.

SK Innovation E&S adalah Perusahaan Dalam Perusahaan (CIC; Company In Company) di bawah SK Innovation yang menangani berbagai portofolio pembangkit energi seperti LNG, hidrogen, dan solusi energi lainnya. Sejak didirikan sebagai holding perusahaan gas kota pada tahun 1999, SK Innovation E&S telah menyelesaikan rantai nilai LNG di seluruh dunia dan berkembang menjadi perusahaan LNG swasta nomor satu di Korea Selatan. Setelah itu, melalui networking yang berkelanjutan dengan berbagai negara termasuk Indonesia, SK Innovation E&S terus berupaya memperluas bisnis globalnya.

Berita Terkait

WBBA Merilis Standar Penilaian dan Sertifikasi Kesiapan Net5.5G Global, Huawei Perkenalkan Solusi Jaringan IP Bearer Net5.5G Versi Terbaru untuk Mendorong Perkembangan Industri
Huawei Melampaui Target Komitmen ITU Partner2Connect, Menghadirkan Konektivitas bagi 170 Juta Orang di Seluruh Dunia
Para Konsul Jenderal di Guangzhou Siap Menyambut APEC 2026 di Shenzhen
Arduino dan Qualcomm Luncurkan Kompetisi Developer Global Pertama di Hackster pada 2026, Bagikan 300 Papan Mikrokontroler Arduino UNO Q guna Mendorong Inovasi “Edge AI”
Akash Systems Luncurkan Server AI Pertama di Dunia dengan Teknologi Pendingin Berbahan Berlian yang Didukung GPU AMD Instinct™ MI350X dan MiTAC Computing
Huawei Berkolaborasi dengan GCC, Luncurkan Inisiatif “AIDC Ecosystem Co-construction”
Huawei Luncurkan Solusi New-Gen AI-Powered Green Site dan GW-Level AIDC untuk Mendukung Operator
Huawei Luncurkan 115 Referensi Penerapan “Industrial Intelligence” Bersama Pelanggan Global; serta Lansir 22 Solusi “Industrial Intelligence” Bersama Mitra di MWC 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:53 WIB

Huawei Melampaui Target Komitmen ITU Partner2Connect, Menghadirkan Konektivitas bagi 170 Juta Orang di Seluruh Dunia

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:53 WIB

WBBA Merilis Standar Penilaian dan Sertifikasi Kesiapan Net5.5G Global, Huawei Perkenalkan Solusi Jaringan IP Bearer Net5.5G Versi Terbaru untuk Mendorong Perkembangan Industri

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:42 WIB

Para Konsul Jenderal di Guangzhou Siap Menyambut APEC 2026 di Shenzhen

Kamis, 5 Maret 2026 - 00:38 WIB

Arduino dan Qualcomm Luncurkan Kompetisi Developer Global Pertama di Hackster pada 2026, Bagikan 300 Papan Mikrokontroler Arduino UNO Q guna Mendorong Inovasi “Edge AI”

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:58 WIB

Akash Systems Luncurkan Server AI Pertama di Dunia dengan Teknologi Pendingin Berbahan Berlian yang Didukung GPU AMD Instinct™ MI350X dan MiTAC Computing

Berita Terbaru