BPBD Pastikan Dukungan Air Bersih Terus Dilakukan, Sejumlah Desa di Sumenep Alami Kekeringan

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 9 Oktober 2023 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Desa di Sumenep Alami Kekeringan. (Pixabay.com/Henrix_photos)

Sejumlah Desa di Sumenep Alami Kekeringan. (Pixabay.com/Henrix_photos)

HARIANEKONOMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep mencatat kekeringan semakin meluas di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Sekretaris BPBD Kabupaten Sumenep Abdul Kadir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Trunojoyo Madura memprediksi musim kemarau tahun ini akan lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu disebabkan fenomena El Nino yang diprediksi terjadi hingga akhir tahun 2023

“Di daerah Batang, kekeringan akhirnya dialami di Desa Totosan, Nyabakan Timur, dan Desa Kolpo. Kemudian di Kecamatan Batuputih, Desa Gedang-Gedang,” kata Kadir dalam keterangannya, Senin, 9 Oktober 2023.

“Bahkan di Kecamatan Lenteng tepatnya Desa Lenteng Barat, ada juga di Kecamatan Ganding, Desa Gadu Barat.”

Baca artikel lainnya di sini: Akibat Tak Ada Hujan Turun, Desa Jatilaksana dan Desa Kertasari di Kabupaten Karawang Alami Kekeringan

“Di Kecamatan Pragaan terdapat dua desa yang mengalami kekeringan, masing-masing Desa Sentol Daja dan Sentol Laok,” katanya, mengungkapkan.

​Meski perluasan wilayah terdampak kekeringan tersebut masih termasuk dalam kategori kering langka.

Namun BPBD memastikan dukungan air bersih terus dilakukan.

“Sehingga masyarakat bisa mengkonsumsi air bersih dengan nyaman,” ujar Kadir.***

Berita Terkait

Natal 2023, Sebanyak 764 Warga Binaan di Lapas dan Rutan di Jakarta Mendapatkan Remisi Khusus
Calon Presiden Prabowo Subianto Disebut Berani dan Merangkul Saat Jawab Isu Geopolitik di CSIS
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 1 Maret 2024 - 18:50 WIB

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2024, BRI Bagikan Dividen Rp48,10 Triliun

Kamis, 29 Februari 2024 - 16:46 WIB

Presiden Joko Widodo Groundbreaking BRI International Microfinance Center Seluas 13 Ribu Meter Persegi di Ibu Kota Nusantara

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:09 WIB

Soal Program Bansos Dituding Sebabkan Kenaikan Harga Beras, Begini Penjelasan Kepala Bapanas Arief Prasetyo

Selasa, 27 Februari 2024 - 16:09 WIB

Volume Transaksi Merchant QRIS Meningkat 400%, BRI Terus Perkuat Keamanan Bertransaksi

Jumat, 9 Februari 2024 - 15:38 WIB

Kinerja Perekonomian Indonesia Tahun 2023 Tetap Tumbuh Kuat di Di Tengah Perlambatan Ekonomi Global

Jumat, 2 Februari 2024 - 18:03 WIB

Sampai dengan Februari 2024, Pupuk Indonesia Gelar Program Gebyar Diskon Pupuk di Berbagai Kota/Kabupaten

Selasa, 30 Januari 2024 - 14:09 WIB

Airlangga Hartarto Sebut Indonesia Menjadi Salah Satu Negara dengan Inflasi Rendah pada 2023

Sabtu, 27 Januari 2024 - 13:36 WIB

Petani Sawit Lapor ke Airlangga Soal Status Lahan, Sudah Lebih 30 Tahun Dikelola Tapi Masuk Kawasan Hutan

Berita Terbaru