Calon Presiden Prabowo Subianto Disebut Berani dan Merangkul Saat Jawab Isu Geopolitik di CSIS

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 15 November 2023 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Tim Komunikasi TKN Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Budisatrio Djiwandono. (Dok Dpr.go.id)

Komandan Tim Komunikasi TKN Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Budisatrio Djiwandono. (Dok Dpr.go.id)

HARIANEKONMI.COM –  Capres dari yang diusung dan didukung Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto memaparkan pandangannya.

Salah satu sudut pandang Prabowo Subianto terkait kebijakan luar negerinya yang memakai perandaian satu musuh terlalu banyak, 1.000 teman terlalu sedikit.

Pada dialog ‘Pidato Calon Presiden Republik Indonesia: Arah dan Strategi Politik Luar Negeri’ yang diadakan Center for Strategic and International Studies (CSIS) di Jakarta.

Hal ini, menurut TKN Prabowo-Gibran, merupakan gambaran sikap Prabowo dalam berpolitik, termasuk politik dalam negeri.

“Semua dirangkul dan diajak berteman. Tidak ada eksklusivitas, arogansi, atau mau menang sendiri. Bisa terlihat dari koalisi kami yang besar dan beragam.”

Baca artikel lainnya di sini : Hasil Survei Indikator Politik Ungkap Dukungan Publik Terhadap Putusan MK Soal Usia Capres Cawapres

“Hanya Pak Prabowo capres yang konsisten mengangkat nilai kerukunan,” kata Juru Bicara TKN Prabowo Gibran, Budisatrio Djiwandono kepada wartawan di Jakarta, Selasa 14 November 2023

“Artinya adalah, sikap ini bukan sekadar ide yang diomong-omong saja. Apa yang Pak Prabowo katakan, ia lakukan,” ujarnya.

Ia memaparkan bahwa dalam sesi di CSIS Prabowo Subianto menegaskan bila menjadi presiden, maka kebijakan politik yang akan dilaksanakan dengan negara tetangga adalah politik tetangga baik atau “good neighbor policy.”

Baca artikel lainnya di sini : Tiongkok Mitra Dagang Terbesar Indonesia, Prabowo Subianto: Indonesia Tujuan Destinasi dan Investasi

“Disampaikan soal good neighbor policy. Sebuah konsep yang mengusung a web of friendship atau jaringan persahabatan.”

“Di mana Indonesia akan menjadi teman baik dari negara-negara lain, tak hanya di kawasan, tetapi juga secara umum.”

Baca Juga:

Jasa Publikasi untuk Dukungan Manajemen Reputasi, Maintenance Harga Saham dan Pemulihan Citra

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Profil Preskom AMMAN Group yang Masuk Jajaran Orang Terkaya RI Versi Media Forbes, Agus Projosasmito

Presiden Jokowi Perintahkan Sri Mulyani Bangun Komunikasi dengan Presiden Terpilih Prabowo Subianto

Sementara itu, menyoroti konflik yang sedang terjadi di Palestina-Israel, TKN mengatakan Prabowo Subianto juga berani mengambil sikap dan menyuarakan perdamaian.

“Banyak pihak yang diam melihat anak-anak dan rumah sakit diserang di Gaza. Ini suara yang penting untuk diungkapkan ke dunia internasional.”

“Pak Prabowo mengingatkan soal ini kepada negara Barat atas dasar pertemanan, respect, serta kekaguman.”

“Di mana negara Barat adalah panutan banyak pihak dalam beberapa aspek pembangunan negara,” terang Budi.

Selain itu, Budi mengatakan, dalam paparannya, Prabowo Subianto juga menegaskan mendukung perdagangan yang bebas dengan negara lain.

Dengan catatan penting, yaitu harus ada “level playing field” atau ruang kompetisi yang setara dan mengedepankan prinsip keadilan.

“Indonesia juga mau industri negara kita maju. Lapangan kerja banyak. Dan negara lain harus menghargai itu.”

“Prinsipnya adalah saling menghormati. Itu pesan Pak Prabowo yang mengena,” katanya.

Prabowo Subianto, lanjut Budi, juga sempat menyoroti sulitnya Indonesia mengekspor kopi ke Eropa dan bersuara soal gugatan yang diajukan Uni Eropa.

Kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait pelarangan ekspor bijih nikel untuk hilirisasi industri Indonesia.

“Intinya beliau secara keseluruhan mengatakan Indonesia berhak maju seperti negara lainnya di dunia,” tutupnya.***

Berita Terkait

Halal Bihalal: Refleksi Kebersamaan di Pertemuan PROPAMI, LSP Pasar Modal, dan BNSP
FGD Pelatihan Vokasi Infrastruktur: KADIN dan BNSP Dorong Kualitas Sumber Daya Manusia
Natal 2023, Sebanyak 764 Warga Binaan di Lapas dan Rutan di Jakarta Mendapatkan Remisi Khusus
BPBD Pastikan Dukungan Air Bersih Terus Dilakukan, Sejumlah Desa di Sumenep Alami Kekeringan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 16 Mei 2024 - 10:57 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 8 Persen dalam 2-3 Tahun ke Depan, Prabowo Subianto Optimistis Mampu

Jumat, 10 Mei 2024 - 11:56 WIB

Perkuat Kapabilitas Digital, BRI Jalin Kerja Sama dengan Tencent Cloud dan Hi Cloud Indonesia

Rabu, 8 Mei 2024 - 20:03 WIB

BNSP Turut Mendukung Pelatihan Asesor Kompetensi LSP Pembiayaan Indonesia

Rabu, 8 Mei 2024 - 14:27 WIB

Termasuk Arah Kebijakan FED yang Penuh Ketidakpastian, Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global

Rabu, 8 Mei 2024 - 09:28 WIB

Melihat Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen pada Triwulan I 2024, Presiden Jokowi Ungkap Alasan Optimisnya

Rabu, 8 Mei 2024 - 08:42 WIB

Kolaborasi BRI dan Microsoft Eksplorasi Kecerdasan Buatan, Akselerasi Inklusi Keuangan di Indonesia

Selasa, 7 Mei 2024 - 16:17 WIB

Di Pertemuan Tingkat Menteri OECD, Airlangga Sebut Perlunya Aksi Berbasis Solusi bagi Disrupsi Global

Senin, 6 Mei 2024 - 11:06 WIB

Menkeu Sri Mulyani Indrawati Hadiri Pertemuan Tahunan Ke-57 ADB, Termasuk Bahas Transisi Energi

Berita Terbaru