Terungkap Alasan Presiden Jokowi Pastikan Dirinya Tak akan Ikut Kampanye Capres di Pemilu 2024

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 9 Februari 2024 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo. (Facbook.com/@Presiden Joko Widodo)

Presiden Joko Widodo. (Facbook.com/@Presiden Joko Widodo)

HARIANEKONOMI.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan, dirinya tidak akan ikut berkampanye dalam Pemilu 2024.

Terlebih, dirinya sering dikaitkan dengan pasangan capres dan cawapres tertentu.

“Jika pertanyaannya apakah saya akan berkampanye, saya jawab tidak.”

“Saya tidak akan berkampanye,” kata Presiden dalam keterangan di Gerbang Tol Limapuluh, Sumatra Utara, Rabu (7/2/2024).

Presiden mengatakan, meski dirinya diperbolehkan Undang-Undang untuk berkampanye.

Namun ia memilih untuk tidak. Jokowi pun sudah pernah menyampaikan hal tersebut sebelumnya.

Baca artikel lainnya di sini : Koordinasi dengan Bidkum, Polda Metro Jaya Nyatakan Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Aiman Witjaksono

“Yang bilang siapa? Ini saya ingin tegaskan kembali pernyataan saya sebelumnya.”

“Bahwa presiden memang diperbolehkan UU untuk kampanye.”

Lihat juga konten video di sini : Raffi – Nagita, Kiky Saputri hingga Happy Asmara Rilis Lagu ‘Doa untuk Pemimpin Negeri’ Prabowo – Gibran

“Dan juga pernah saya tunjukkan bunyi aturannya,” ucap Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi sempat memberikan keterangan secara khusus di Istana Kepresidenan Bogor.

Baca Juga:

VIDEO – Prabowo Subianto: Saya Tak Ragu-ragu, Prabowo – Gibran akan Lanjutkan Program Pembangunan Presiden Jokowi

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Puluhan Ribu Warga Malang Serukan Prabowo Presiden bersama Khofifah Indar Parawansa

Sempat Disorot Jokowi, Prabowo Juga Buka Suara Soal Anggaran Stunting Rp 10 M yang Kurang Efisien

Pernyataan tersebut mengenai peraturan UU yang memperbolehkan presiden berkampanye.

Peraturan yang dimaksud Presiden yaitu UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Namun, pernyataan presiden menimbulkan pertanyaan publik.

Apakah presiden akan berkampanye untuk salah satu paslon capres cawapres atau tidak?.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional Teksnews.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Infoemiten.com dan Ekonominews.com.***

Berita Terkait

Dikabarkan akan Menjadi Wakil Menteri BUMN di Kabinet Prabowo – Gibran, Inilah Profil Dirgayuza Setiawan
Diisukan akan Menjadi Wakil Menteri Koperasi, UKM dan Pasar Tradisional, Inilah Profil Sudayono
Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Berdasarkan Poster Viral
Daftar Lengkap Susunan Kabinet Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka, Berdasarkan Poster Viral
Media Singapura Sebut tentang Kemenangan Prabowo Subianto Bawa Optimisme Indonesia di ASEAN
MABES TNI dan BNSP Bahas Peningkatan Profesionalisme Angkatan Bersenjata
Wapres Ma’ruf Amin Berikan Tanggapan Soal Kabar Pengunduran Diri Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju
Soal Kabar Pengunduran Diri Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Berikut Tanggapan Presiden Jokowi
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 19 Januari 2024 - 18:18 WIB

3 Pesawat Boeing 737-9 Max Lion Air Diizinkan Kembali Beroperasi per 11 Januari 2024, Sempat Dìgrounded

Berita Terbaru