Presiden Meksiko Tanggapi Keinginan Donald Trump Ubah Nama Teluk Meksiko Jadi Teluk Amerika

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 9 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. (Instagram.com @claudia_shein))

Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum. (Instagram.com @claudia_shein))

HARIANEKONOMI.COM – Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menanggapi dengan sinis usul Presiden terpilih AS Donald Trump untuk mengubah nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika.

Berdiri di depan peta global, Rabu (8/1/2025), Sheinbaum dengan datar mengusulkan agar nama Amerika Utara seharusnya diganti menjadi “América Mexicana”, atau “Amerika Meksiko”.

“Terdengar bagus, bukan?” cetusnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sheinbaum memaparkan bahwa dokumen pendirian yang berasal dari tahun 1814, yang mendahului konstitusi Meksiko, merujuk ke Amerika Utara seperti itu.

Ia juga mencatat bahwa nama Teluk Meksiko sudah ada sejak tahun 1607.

Meskipun dengan cepat mendapat perhatian di media sosial, lelucon itu juga memberi kesan akan seperti apa hubungan antara Sheinbaum dan Trump nantinya.

Pendahulu dan mentor politik Sheinbaum, Andrés Manuel López Obrador, berasal dari aliran populisme kelas yang sama dengan Trump, meskipun ia condong ke kiri.

Ia mampu membangun hubungan dengan Trump sebagai sekutu. Di bawah tekanan AS, pemerintahan Obrador mulai menghambat langkah migran untuk pergi ke utara.

Sheinbaum, perempuan presiden pertama Meksiko, adalah seorang ilmuwan. Ia penganut paham kiri dan tidak memiliki populisme yang melambungkan López Obrador ke tampuk kekuasaan.

Ia telah memberi tanggapan tegas namun kolaboratif lainnya terhadap proposal Trump.

Terkait ancaman Trump mengenakan tarif 25% terhadap produk-produk impor Meksiko, ia memperingatkan, jika pemerintahan baru AS mengenakan tarif, pemerintahannya akan mengambil langkah serupa.

Ia mengambil nada yang lebih lunak terkait migrasi, sejalan upaya Meksiko selama bertahun-tahun untuk memblokir migran agar tidak pergi ke utara di tengah tekanan AS.

Sheinbaum semula menyatakan bahwa pemerintahannya akan mendorong pemerintahan Trump untuk langsung mendeportasi migran kembali ke negara asal mereka.

Pada Januari, ia mengatakan bahwa Meksiko akan terbuka untuk menerima orang yang dideportasi dari negara lain.

Namun, ia menekankan bahwa Meksiko dapat membatasinya untuk negara-negara tertentu atau meminta kompensasi. Demikian, dilansir Voaindonesia.com.***

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di puluhan media lainnya, silahkan klik Persrilis.com atau Rilispers.com (150an media).

Untuk harga paket yang lebih hemat klik Rilisbisnis.com (khusus media ekbis) dan Jasasiaranpers.com (media nasional).

Kami juga melayani publikasi press release di jaringan Disway Group (100an media), dan ProMedia Network (1000an media), serta media lainnya.

Untuk informasi, hubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 08557777888, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Berita Terkait

Trump Naikkan Tarif 50 Persen, India Balas dengan Boikot Produk Amerika
BRICS Bangkitkan Bandung, Indonesia Perkuat Posisi di Panggung Global Baru
KTT BRICS Rio: Tantangan dan Peluang Indonesia di Dunia Multipolar
Xi Jinping Absen di KTT BRICS Brasil, Reputasi Koalisi Global Selatan Teruji
Terdesak Logistik, Israel Terpaksa Hentikan Perang Sebelum Menang
Trump Ultimatum Iran: Khamenei Bisa Kami Hancurkan Seketika
Harga Saham Tesla Jatuh 14 Persen Setelah Elon Musk Akhirnya Bentrok Keras dengan Donald Trump
Presiden Donald Trump Umumkan Tarif Resiprokal ke Berbagai Negara Mitra Dagang Ditunda 90 Hari

Berita Terkait

Selasa, 12 Agustus 2025 - 13:33 WIB

Trump Naikkan Tarif 50 Persen, India Balas dengan Boikot Produk Amerika

Senin, 7 Juli 2025 - 10:23 WIB

BRICS Bangkitkan Bandung, Indonesia Perkuat Posisi di Panggung Global Baru

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

KTT BRICS Rio: Tantangan dan Peluang Indonesia di Dunia Multipolar

Senin, 7 Juli 2025 - 07:18 WIB

Xi Jinping Absen di KTT BRICS Brasil, Reputasi Koalisi Global Selatan Teruji

Kamis, 26 Juni 2025 - 15:49 WIB

Terdesak Logistik, Israel Terpaksa Hentikan Perang Sebelum Menang

Berita Terbaru